meja13.com/app/Default0.aspx?lang=id

Monday, February 29, 2016

Geliat di Tengah Puing-puing Kalijodo


Geliat di Tengah Puing-puing Kalijodo

bandar capsa - Kawasan Kalijodo kini sudah hampir rata dengan tanah. Bangunan lain telah diruntuhkan dan menjadi puing-puing. Ketika masuk malam, kesibukan tak lantas hilang dari kawasan ini.

Rezeki bahkan bisa datang dari sini. Puluhan warga mengumpulkan rezeki dari puing yang tersisa.

Seperti Busri, ia bersama empat kawan lainnya datang membawa mobil bak terbuka. Dengan gunting besi, ia potong tulang pondasi.

Sementara teman yang lain memukul puing untuk melepaskan besi. Setelah terlepas, mereka mengoper ke teman yang lain untuk melemparkan ke bak mobil.

"Sama mah cuma cari sesuap nasi," ucap Busri sambil memotong besi, di Kalijodo, Senin (29/1/2016) malam. 

Busri sudah datang setelah Maghrib. Baginya, besi-besi ini adalah rezeki yang tak datang setiap hari.

"Kaya gini kan kesempatan. Jarang-jarang, gak setiap hari bisa dapet (puing-puing). Biasanya saya membeli," ujar Busri.

Menggunakan mobil bak, Busri mengaku bisa membawa besi seberat 1,5 ton. Sekilonya, besi tersebut dihargai Rp 2.800. Dan Busri masih akan datang setelah mengantarkan muatan pertamanya ini.

"Saya di sini semaleman. Kalau nanti masih ada yang tidak muat, saya akan ke sini lagi," ucap Busri.

Di kawasan yang sama, ada Iwan dan Data. Dia datang bertiga membawa gerobaknya masing-masing. Mereka hanya berencana membawa barang untuk sekali jalan. Sebab jarak yang ditempuhnya lumayan jauh.

"Besi ini nanti akan dibawa ke Taman Ratu, Kedoya, daerah Kebon Jeruk. Di sana ada pengepul. Saya taunya yang di sana, emang sih kata orang di sini banyak juga ada yang nampung. Cuma saya gak tau tempatnya," ujar Iwan.

Keduanya mengaku mendapatkan kabar rezeki ini dari berita yang ada di televisi. Satu gerobak, menurut Data bisa memuat besi seberat 50kg.

Dari puluhan warga yang mengangkut besi, anak-anak juga tak mau ketinggalan. Dua bocah memanggul besi-besi dengan bantuan sebilah bambu dan sebuah tong plastik.

"Ini dibawa untuk dijual, Om," jawab mereka kompak.

Juga ada lalu lalang sepeda gowes dan sepeda motor. Selain warga, ada juga yang menawarkan kopi.

Kring... Kring... Kring...

"Kopi, kopi," sahut Yono memanggil penjual. Ia sedang menunggu supir yang juga temannya untuk mengantar besi dari puing bangunan.

Sementara di luar kawasan, warga masih ramai melihat kawasan yang dulu ramai ketika matahari hilang. Kalijodo belum, dan mungkin tak akan mati.

Link Alternatif Kami :







Sunday, February 28, 2016

Polisi: Ada Bau Minyak Tanah di Lokasi Kebakaran Kalijodo

Polisi: Ada Bau Minyak Tanah di Lokasi Kebakaran Kalijodo

bandar capsa - Sebuah rumah di Kawasan Kalijodo, terbakar. Setelah berhasil dipadamkan, polisi mencium adanya bau minyak tanah di sekitar lokasi kebakaran.

Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Kombes Pol Martuani Sormin di Kawasan Kalijodo, Jakarta, pada Minggu (29/2/2016) sekitar pukul 23.50 WIB. Akan tetapi apakah benar bau tersebut merupakan minyak tanah atau bukan, Polda masih menunggu tes Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri.

"Tapi secara pengalaman kepolisian, kalau kita ke TKP ada bau, atau tercium masih ada sisa-sisa minyak tanah, harus kita pastikan apakah itu minyak tanah atau apa. Kepastiannya adalah dari Labfor Mabes Polri," ujar Martuani. 

Martuani mengatakan, Polisi belum dapat memastikan apa penyebab kebakaran. Bisa unsur kesengajaan, atau ketidaksengajaan. 

Baca juga: Kasudin Damkar Jakut: Diduga Ada yang Sengaja Bakar Kayu di Kalijodo

"Secara umum bisa dikatakan itu mungkin ada kelalaian, tapi juga mungkin ada unsur kesengajaan. Tapi itu nanti akan diperiksa oleh Labfor Mabes Polri," kata Martuani. 

Ditanya apakah ada sabotase (pengrusakan secara terencana), Martuani kembali menjawab bergantung kepada hasil pemeriksaan Labfor. 

"Karena sudah akan dikosongkan (rumahnya), dan memang tidak ada unsur kerugian, mungkin nanti itu jadi tidak pudana kalau ada unsur kerugian atau tidak," jelas Martuani.

"Itu tergantung pemeriksaan Labfor. Tapi secara pengalaman kepolisain, jadi kita datang ke sana masih ada bau minyak tanah," ungkapnya. 


Link Alternatik Kami:





Janji Pemerintah, 2019 Seluruh Wilayah Indonesia Teraliri Listrik

Janji Pemerintah, 2019 Seluruh Wilayah Indonesia Teraliri Listrik
www.meja13.com - Pemerintah menargetkan di tahun 2019 mendatang, seluruh wilayah di Indonesia bebas dari gelap gulita. Meskipun tidak sampai 100%, paling tidak, rasio elektrifikasi di seluruh wilayah di Indonesia bisa mencapai 97% dari saat ini yang baru mencapai 85-86%.

"Komitmen pemerintah melistriki seluruh rakyat harus dikerjakan. Target 2019 minimal 97%, artinya minimal 2,5% per tahun harus nambah," ujar Dirjen ketenagalistrikan Jarman dalam Konferensi Pers Menteri ESDM Terkait Program Indonesia Terang, di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Minggu (28/2/2016).

Untuk menggenjot rasio elektrifikasi tersebut, pemerintah melalui PLN telah menyiapkan anggaran untuk itu. Untuk tahun 2016 saja, dana APBN telah mengalir ke PLN sebesar Rp 3 triliun yang dipakai untuk mengatasi masalah kelistrikan ini.

"Kalau tahun kemarin kan kita nambah hampir 4% (rasio elektrifikasi), kalau harus nambah 2,5% per tahun sebenarnya bisa dicapai. Ada APBN yang diberikan ke PLN Rp 3 triliun untuk 2016. Pendekatan dengan cara fosil sudah tidak bisa lagi, harus pakai Energi Baru Terbarukan (EBT). Sehingga masyarakat di daerah bisa dapat listrik 24 jam," tegas dia.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala P2EBT Willy Sahbandar menambahkan, target 2019, rasio elektrifikasi bisa mencapai 97% atau bisa mengaliri sekitar 10.300 desa. 

"Semakin ke sana akan semakin sulit. Oke kita lakukan perhitungan, Rp 30-40 triliun untuk 4 tahun ke depan. Di Papua Rp 30-40 miliar bangun PLTS 1 MW. Kita coba break down, baik program atau PLN Rp 4 triliun, atau Rp 16 triliun dalam 4 tahun selebihnya akan datang dari sumber pendanaan lain. Pelibatan IPP dalam Indonesia Terang. Pelibatan dana donor yang akan masuk. Kerjasama dengan OJK bersama IKNB," papar dia.

Mekanisme Pengelolaannya, kata Willy, Kementerian ESDM sedang koordinasikan, untuk bisa menjadi dana pemancing, untuk Feasibilities Study (FS) atau VGF (viability gap fund).

"Ini untuk menaikkan IRR, sehingga menarik investor. Mendorong investasi swasta. Untuk program PLN yang sudah masuk sekarang akan mendorong PLTS, sehingga feed in tariff bisa turun. Kalau bisa bangun 500 MW pertama, maka feed in tariff bisa diturunkan," imbuh Willy.


Link Alternatif Kami :












Saturday, February 27, 2016

DPP PDIP Akan Kumpulkan Cagub-Cawagub, Senin Besok

DPP PDIP Akan Kumpulkan Cagub-Cawagub, Senin Besok

www.meja13.com - Pilkada 2017 semakin dekat. PDIP terus bergerak mengumpulkan tokoh-tokoh terbaiknya untuk diusung sebagai calon kepala daerah.

Setelah melalui proses penjaringan awal, seluruh calon kepala daerah akan dikumpulkan di pusat. Mereka adalah calon-calon kepala daerah yang akan maju pada Pilkada tahun depan.

"Tanggal 29 Februari (Senin) ini seluruh nama-nama dikumpulkan ke DPP partai," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto usai membuka Mukernas Baitul Muslimin Indonesia di Hotel Bidakara, Jl Jenderal Gatot Subroto, Jaksel, Sabtu (27/2/2016).

Nama-nama itu kemudian akan dikaji lagi. Mereka juga akan diajak berdialog lebih intensif terkait rencana pencalonan Pilkada, baru kemudian diputuskan nama terpilih.

"Pertengahan Maret nanti kami sudah mengadakan sekolah bagi para calon kepala daerah untuk Pilkada 2017. Jadi seluruh proses pencalonan itu kami harapkan selesai pada tanggal 29 Februari," ujarnya.

Namun kata Hasto, belum semua calon kepala daerah dapat dimumkan pada pertengahan Maret. PDIP akan memprioritaskan kepala daerah petahana (incumbent) terlebih dahulu.

"Ada yang belum. Mungkin daerah-daerah di mana PDIP ada incumbent, itu kami dahulukan," katanya.

"Kita melihat dinamika politik yang ada," imbuh Hasto.


Link Alternatif Kami :





PDIP: Cagub Harus Lewat Parpol, Namun Kami Siap Kerjasama dengan Relawan

PDIP: Cagub Harus Lewat Parpol, Namun Kami Siap Kerjasama dengan Relawan
bandarcapsa - PDIP memastikan mekanisme pencalonan kepala daerah akan dilakukan melalui jalur parpol. Namun partai berlambang banteng moncong putih tersebut tak keberatan bekerjasama dengan para relawan jika pasangan calon (paslon) cagub-cawagub sudah terpilih.

Hal itu dikatakan oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto usai membuka Mukernas organisasi sayap PDIP, Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi). Hasto menjawab pertanyaan terkait rencana mengusung Basuki T Purnama (Ahok) dalam Pilkada DKI 2017 mendatang.

Ahok saat ini masih belum menentukan pilihannya apakah akan maju Pilkada DKI melalui jalur parpol atau independen dibantu Teman Ahok. Sementara PDIP menegaskan akan mengusung cagub melalui jalur parpol.

"Sikap PDIP jelas, ketika mencalonkan cagub cawagub tentu saja kami mencalonkan melalui jalur parpol. Tapi dalam konteks pemenangan, kami siap kerjasama dengan seluruh elemen masyarakat termasuk relawan," kata Hasto di Hotel Bidakara, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu (27/2/2016).

Hasto mengatakan, seluruh calon kepala daerah yang diusung PDIP harus melalui mekanisme yang ada. Namun PDIP belum memastikan apakah akan mengusung kader dari internal atau ada kemungkinan dari luar. Namun ia tak menampik, PDIP juga mengamati dinamika politik yang terjadi. PDIP akan mendengarkan suara rakyat.

"Kita harus melibat dinamika politik yang ada, karena rakyatlah pemegang kekuasaan tertinggi," ujar Hasto.

Link Alternatif Kami :




Suami Tak Beri Nafkah, Ayu Rampok Minimarket di Tangsel dengan Pistol Mainan


Suami Tak Beri Nafkah, Ayu Rampok Minimarket di Tangsel dengan Pistol Mainan

bandar capsa - Apa yang dilakukan Ayu ini benar-benar nekat. Bermodal pistol mainan, dia merampok tiga minimarket di kawasan Jurangmangu, Tangsel. 

"Motif tersangka karena kesulitan ekonomi dan suami tidak memberikan nafkah dan karena situasi minimarket yang masih sepi," jelas Kasubag Humas Polres Tangsel AKP Mansuri, Sabtu (27/2/2016).

Mansuri menjelaskan, pelaku pertama kali melakukan aksinya pada Senin (22/2) sekitar pukul 13.00 WIB dengan sasaran minimarket di Ceger, Jurangmangu. Dari lokasi pertama dia mendapatkah hasil Rp 2,5 juta.

Supermarket kedua pada Kamis (25/2) pagi di minimarket di Ceger, Jurangmangu Timur. Dari lokasi ini dia mendapatkan uang Rp 3,8 juta.

Di lokasi ketiga pada Kamis siang di Bulakkepala, Jurangmangu, dia mendapatkan perlawanan. Karyawan minimarket menangkap dia.

"Petugas kasir tidak takut dengan ancaman tersangka Ayu dan langsung menangkap tersangka dengan dibantu 1 rekannya. Kemudian diamankan ke Polsek Pondok Aren," terang Mansuri.

Barang bukti yang disita, motor matic serta pistol mainan berwarna hitam. "Tersangka dikenakan pasal 365 KUHP yang ancamannya di atas lima tahun penjara," tutup Mansuri.


Link Alternatif Kami :






Wednesday, February 10, 2016

Anggota F-NasDem DPR: Tak Mendesak, Paspor Hitam Belum Diperlukan

Anggota F-NasDem DPR: Tak Mendesak, Paspor Hitam Belum Diperlukan

Bandar Capsa - DPR kembali meminta 'keistimewaan' yang berpayung dari UU MD3. Kali ini, sejumlah Anggota Komisi I meminta pemerintah menerbitkan paspor diplomatik atau paspor hitam.

Namun, wacana paspor hitam ini tak didukung juga oleh beberapa anggota dewan. Alasannya, paspor hitam tak terlalu mendesak.

"Itu baru wacana. Tapi, kekebalan diplomatik itu kan bukan persoalan substantif dan juga saya pikir tidak mendesak bagi anggota DPR," ujar anggota Fraksi NasDem DPR RI Taufiqul Hadi dalam pesan singkatnya, Rabu (10/2/2016).

Dia menilai paspor hitam yang merupakan paspor diplomatik yang justru dianggap 'kemewahan' anggota dewan. Tapi, diingatkannya, paspor diplomatik ini bukan berarti menjadi pendukung aktivitas anggota DPR.

"Jadi, buat saya tidak menjadi pertimbangan saat ini. Bukan pendukung aktivitas anggota DPR," sebut dia.

Hal senada dikatakan politikus Demokrat Ruhut Sitompul. Menurutnya, paspor diplomatik belum menjadi suatu kepentingan yang mendesak. Hal ini mengacu setiap anggota dewan melakukan kunjungan kerja ke luar negeri.

"Aku lihat belum perlu lah. Yang biru saja aku enggak pakai. Ini lagi yang warnanya hitam. Buat apa lagi? Fokus saja lah sama tugas kita ini," tutur Ruhut.

Seperti diberitakan sebelumnya, Komisi I mewacanakan penerbitan paspor diplomatik kepada pemerintah yaitu Kementerian Luar Negeri. Paspor hitam ini dianggap membantu kinerja anggota dewan saat menjalankan tugas dilomasi di luar negeri. 

Polisi: Begal yang Lompat dari Flyover Pesing Jakbar Alami Luka Ringan

Polisi: Begal yang Lompat dari Flyover Pesing Jakbar Alami Luka Ringan

Bandar Capsa - Begal yang nekat melompat dari flyover Pesing, Jakarta Barat dibawa ke Mapolsek Tanjung Duren. Begal itu tidak mengalami luka berat akibat aksi nekatnya tersebut.

"Dia luka ringan, ada lecet dikit," kata petugas piket Pos Pol Pesing Brigadir Surawan saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (11/2/2016).

Peristiwa itu terjadi di flyover Pesing arah Grogol, sekitar pukul 01.15 WIB dini hari ini. Begal yang mengendarai sepeda motor itu berniat merampok pengendara mobil.

"Mau nodong mobil. Pelakunya lompat, mungkin karena banyak mobil banyak orang," ujarnya.

Ditambahkannya, begal itu telah dibawa ke Polsek Tanjung Duren, Jakarta Barat. Dari tangan pelaku juga diamankan senjata tajam jenis golok dan pisau.

Sementara itu, petugas piket Polsek Tanjung Duren membenarkan bahwa sang begal telah tiba di Mapolsek. Namun dia enggan memberi keterangan lebih jauh.

"Iya benar (sudah di Mapolsek), tapi saya tidak punya kewenangan untuk memberi keterangan," kata petugas tersebut saat dihubungi Bandar Capsa

Pengacara: Novanto Klarifikasi Tak Ada Pencatutan Presiden dan Wapres

Pengacara: Novanto Klarifikasi Tak Ada Pencatutan Presiden dan Wapres

Bandar Capsa - Setya Novanto selesai dimintai keterangan oleh Kejaksaan Agung. Selama pemeriksaan, sebanyak 31 pertanyaan diajukan kepada Novanto.

Kuasa hukum Novanto, Firman Wijaya mengatakan dalam pemeriksaan kliennya menegaskan tak mencatut nama Presiden Joko Widodo serta Wakil Presiden Jusuf Kalla.

"Sebenarnya lebih kepada soal klarifikasi tak ada pencatutan nama presiden dan wakil presiden. Serta termasuk permintaan sejumlah saham. Itu yang beliau sampaikan," kata Firman di Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (10/2/2016).

Menurut Firman, Novanto menjelaskan apa yang diketahuinya. Terkait materi pemeriksaan, Firman tak bisa menyampaikan kepada publik. 

"Tentu materi sifatnya disampaikan dalam penyelidikan. Kita serahkan semuanya pada kejaksaan. Yang jelas Pak Novanto berusaha menjawab apa yang ditanyakan dan apa yang diketahui dan dialami," tuturnya.

Diingatkan Firman, bahwa kliennya memiliki hak untuk menyangkal. Persis sesuai yang dikatakan Jampidsus Arminsyah bila Novanto bisa menyangkal isi rekaman tersebut.

"Sama lah seperti perjalanan seperti sebelumnya. Dijelaskan tidak ada pencatutan nama presiden dan wakil presiden dan juga tidak ada persoalan saham," katanya.

Secara keseluruhan dalam pemeriksaan malam ini, menurut Firman bahwa Novanto sudah memberikan penjelasan yang sebenarnya.

"Tapi substansinya beliau dalam posisinya menjelaskan. Karena beliau yang paling tau. Ini lah kesempatan beliau untuk menerangkan sejelas-jelasnya, fakta yang sesungguhnya terkait pertemuan itu. Ini bagian dari penghormatan dari proses dan itikad beliau menjelaskan ke penyelidik," sebutnya.

KSAU: Mayor Pnb Ivy Safatilla Memiliki Jam Terbang yang Banyak

KSAU: Mayor Pnb Ivy Safatilla Memiliki Jam Terbang yang Banyak

Bandar Capsa - Mayor (Penerbang) Ivy Safatilla pilot Super Tucano jatuh menimpa rumah Mujianto di Jalan Laksda Adi Sucipto Gang XII, Kota Malang, dapat dipastikan merupakan awak pesawat andal. Khususnya pesawat tempur pabrikan Brasil tersebut.

KSAU Marsekal Agus Suprayitno mengatakan, bahwa Mayor Ivy sudah memiliki jam terbang cukup banyak bersama Super Tucano.

Bahkan, Ivy menjadi salah satu crew yang pernah bersekolah langsung ke negara asal pesawat tersebut. "Pilot cukup bagus jam terbang banyak, dan pernah ikut sekolah di (akademi) Tucano," sebut KSAU dalam jumpa pers di Pangkalan TNI AU Abdulrachman Saleh, Rabu (10/2/2016).

Mayor Ivy ditemukan tewas jauh dari lokasi pesawat jatuh. Sebelumnya, Ivy berhasil lolos dengan memanfaatkan kursi lontar pesawat hingga meninggalkan Sersan Mayor Saifullah teknisi juru mesin bersama Super Tucano di udara.

"Untuk penyebab pastinya kami mohon waktu untuk tim yang sudah dibentuk untuk menyelidiki. Tim dipimpin Marsekal Chairil Anwar ini bekerja dan terus sampai semua bangkai pesawat berhasil dievakuasi. Kami juga mencari video recirder dalam pesawat tersebut," jelas KSAU.

Ditambahkan, proses evakuasi memang mengalami kesulitan, karena pesawat dalam posisi jatuh menukik ke dalam tanah sehingga hanya tertinggal bagian ekor saja. "Melihat itu, mesin pesawat hidup berarti. Pesawat jatuh seperti mengebor ke dalam tanah. Itu yang terjadi di lokasi jatuhnya pesawat," tambah KSAU.

Pihaknya sendiri terpaksa menghentikan seluruh operasi atau test flight menggunakan pesawat Super Tucano sampai proses penyelidikan selesai. 

Telepon Teknisi Serma Syaiful ke Keluarga: 'Tolong Rawat Bapak'

Telepon Teknisi Serma Syaiful ke Keluarga: Tolong Rawat Bapak

Bandar Capsa - Keluarga mengaku belum menerima kabar secara langsung bahwa teknisi Serma Syaiful Arief Rakhman (37) turut jadi korban tewas jatuhnya pesawat Super Tucano di Jl LA Sucipto, Blimbing, Malang. Mereka teringat kontak terakhir Syaiful ke keluarga.

"Dia bilang, tolong rawat Bapak," kata kakak ipar Serma Syaiful, Sri Ariyati (35), saat ditemui di rumahnya, Dusun Nusupan, Salaman, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (10/2/2016).

Kontak itu dilakukan pada Jumat, 4 Februari lalu. Syaiful menelepon Taufik, suami Sri Ariyati. Syaiful tinggal di Malang bersama istri dan anaknya. 

Sri Ariyati mengaku mendengar kabar kakak iparnya kecelakaan dalam tugas dari adiknya di Makassar. Perwakilan keluarga Magelang langsung bergegas berangkat ke Malang. 

Menurut KSAU Marsekal Agus Supriatna, jenazah Syaiful ditemukan di kokpit pesawat. Sedangkan pilot Mayor Pnb Ivy Safatila sempat melontarkan diri sebelum pesawat jatuh. Namun tak disebutkan di mana lokasi sang pilot.

"Pilot sudah meninggal dan teknisi sedang dievakuasi," ujar Marsekal Agus lewat pesan singkat kepada Bandar Capsa

Tuesday, February 9, 2016

Kemenkum akan Patuhi Putusan MA yang Anulir Pemecatan Kalapas

Kemenkum akan Patuhi Putusan MA yang Anulir Pemecatan Kalapas

Bandar Capsa - Kementerian Hukum dan HAM akan mematuhi putusan Mahkamah Agung (MA) yang menganulir pemecatan Kalapas Narkotika Cipinang, Thurman SM Hutapea, dari statusnya sebagai PNS. 

"Nanti kami lihat putusannya dan kami pelajari. Kalau perintah harus direhabilitasi, berarti harus diperbaiki nama baiknya dan harus dilakukan," kata Irjen Kemenkum HAM Aidir Amin Daud saat dikonfirmasi Selasa (9/2/2016) malam.

Aidir mengaku belum menerima salinan putusan dari MA. Namun apapun putusan MA akan dipatuhi. "Apapun  keputusan Mahkamah Agung harus diikuti," tegasnya. 

Thurman Hutapea dipecat sebagai PNS karena isu membekingi pabrik narkoba Freddy Budiman di dalam penjara. Setelah dibuktikan di pengadilan ternyata dugaan itu tidak terbukti. MA mencabut SK pemecatan tersebut dan memulihkan nama baik Thurman.

Kasus ini bermula saat Vanny berkicau ke publik bahwa ia pernah bercinta dengan Freddy Budiman di dalam LP Cipinang. Atas pernyataan ini, Wamenkum HAM Prof Denny Indrayana mencopot Thurman dari jabatannya pada 25 Juli 2013. 

Thurman diminta menghadap bagian biro kepegawaian dan diberikan surat SK Nomor SEK.KP.04.01-592 yang berisi tentang pencopotan dirinya sebagai Kalapas dan dipekerjakan sebagai PNS biasa.

Keesokannya digelar serah terima jabatan dari dirinya ke Kalapas baru yaitu Ali Syehbana. Tiga hari setelahnya, petugas Ditjen Pemasyarakatan membongkar adanya pabrik narkoba di dalam LP Cipinang di ruang BLK LP Narkotika. 

Thurman kemudian menerima surat dari atasannya pada 25 November 2013 yang isinya pemecatan dirinya sebagai PNS karena dinilai tidak melaksanakan tugas pengawasan dan pengendalian dengan baik sehingga mengakibatkan LP menjadi tempat peredaran dan produksi narkotika. 

Tak terima dengan pemecatan ini, Thurman mengajukan gugatan ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Jakarta. Permohonannya dikabulkan pada 6 Juli 2015. 

Majelis yang terdiri dari Arif Nurdu`a, Sugiya dan Didik Andy Prastowo mencabut surat pemecatan tersebut dan memerintahkan Kemenkum HAM mengaktifkan kembali Thurman. Selain itu, pengadilan juga merehabilitasi dan memulihkan hak penggugat dalam keadaan seperti semula.

Badan Pertimbangan Kepegawaian mengajukan kasasi atas putusan tersebut namun ditolak MA pada 8 Desember 2015. 

Satelit Korut Sukses Masuk ke Orbit dan Putari Bumi

Satelit Korut Sukses Masuk ke Orbit dan Putari Bumi


Bandar Capsa - Korea Utara (Korut) pada awal Februari meluncurkan satelit pengamatan bumi. Kini satelit tersebut telah memasuki jalur orbit dan mengitari bumi.

Diberitakan Reuters, Rabu (10/2/2016), satelit yang diklaim Korut sebagai sebagai satelit pengamatan bumi ini sudah memasuki orbitnya dan mulai mengitari bumi. Sumber 

pemerintah Amerika Serikat (AS) menyebut satelit itu dalam keadaan stabil memasuki orbit.

Namun demikian, sumber dari AS tersebut mengatakan satelit itu dipercaya tidak dapat mengirimkan data ke bumi.

Satelit itu awalnya terlepas dari orbitnya, namun kini telah dalam keadaan stabil. Keberhasilan satelit ini mengalahkan peluncuran pada tahun 2012 silam di mana satelit itu 

gagal mencapai orbitnya.

Perlu diketahui, rencana peluncuran roket satelit Korut membuat sejumlah negara siaga dan menetapkan langkah antisipasi, salah satunya mengalihkan jalur penerbangan. 

Maskapai Jepang dan Korea Selatan (Korsel) memutuskan untuk mengubah jalur sejumlah penerbangannya. 

Kepada salah satu badan PBB, Organisasi Maritim Internasional (IMO), otoritas Korut menyatakan niatnya untuk meluncurkan satelit pengamatan bumi antara 8-25 Februari 

mendatang. Beberapa negara meragukan Korut hanya sekadar meluncurkan satelit ke luar angkasa.

Aktivitas peluncuran satelit dengan roket itu membuat sejumlah negara tetangga Korut siaga. Rencana peluncuran roket Korut itu diperkirakan akan mengganggu penerbangan 

yang menghubungkan Jepang dengan Filipina, Malaysia, Singapura dan Indonesia.

Dalam pernyataan sebelumnya, pemerintah Korsel mengatakan, rencana peluncuran satelit Korut itu sebenarnya adalah rencana meluncurkan rudal jarak jauh. Korsel pun 

mengingatkan Korut untuk tidak melakukan peluncuran rudal tersebut. Korsel bahkan mengancam Korut akan membayar mahal jika benar-benar meluncurkan rudal tersebut. 

Rumah Tertimbun Terkena Longsoran di Ciganjur, 2 Orang Terluka

Rumah Tertimbun Terkena Longsoran di Ciganjur, 2 Orang Terluka

Bandar Capsa - Dua orang penghuni rumah yang tertimbun longsor di Jl Kemenyan, RT 07/RW 03 Kelurahan Ciganjur, Jaksel, mengalami luka. Longsor diduga terjadi karena pondasi pagar pembatas permukiman tergerus air yang mengalir ke anak Kali Krukut. 

"Korbannya Faiz (16 tahun) kakinya tertimpa beton pagar, satu ujung jari kaki patah. Nur Syaefuddin (21) lecet-lecet kena balok," ujar penghuni rumah Riyanto Setiawan, Selasa (9/2/2016).
Longsoran dari sekat pagar sungai yang berada dekat rumah Riyanto terjadi sekitar pukul 16.00 WIB saat hujan deras. 

"Pagarnya yang longsor, semua kena yang tersisa kamar mandi doang. Tadi keluar dari rumah yang roboh lewat atap rumah kita jebol bareng-bareng," sambung Riyanto.

Saat kejadian, penghuni rumah tidak sempat menyelamatkan barang berharga. Satu motor juga ikut tertimbun longsoran tanah. 

Ketua RT 07/RW 03, Soni Fariz mengatakan luapan sungai yang berada dekat permukiman membanjiri rumah warga. "Saya mengungsikan warga dulu ke masjid yang rumahnya kerendam air," ujarnya. 

Banjir ini terjadi karena turap pembatas kali yang tidak bisa menahan volume air. "Kita tadi jebol kali buat air yang meluap bisa balik lagi ke aliran sungai," ujarnya.

Pihak kelurahan dan kecamatan sudah mendatangi lokasi dan memberikan bantuan darurat bagi warga. "Tadi ada bantuan selimut, tikar, air minum sama mi instan dari Dinsos Jaksel," katanya. 

Bantah Ada Barter Kasus Novel, Luhut: Kita Selesaikan dengan Baik

Bantah Ada Barter Kasus Novel, Luhut: Kita Selesaikan dengan Baik
Bandar Capsa - Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan membantah ada barter terkait penanganan perkara penyidik senior KPK Novel Baswedan. Novel memang dikabarkan akan dipindahkan ke BUMN agar perkara kasus dugaan penganiayaan di Bengkulu bisa dihentikan.

"Oh nggak ada," tegas Luhut saat dikonfirmasi usai raker dengan Komite I DPK di Kompleks Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (9/2/2016),

Luhut menyebut pemerintah ingin menyelesaikan permasalahan Novel dengan sebaik-baiknya. Keputusan untuk memindahkan Novel ke instansi di luar KPK disebutnya sebagi langkah yang bijaksana.

"Intinya kita mau menyelesaikan semua masalah itu dengan baik," kata Luhut.

"Novel Baswedan saya kira mungkin itu keputusan yang arif, kita lihat saja nantinya," sambung jenderal purnawirawan bintang empat itu.

Lantas siapakah yang mengusulkan agar Novel ditempatkan di BUMN?

"Wah belum tahu," jawab Luhut.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang juga menyatakan hal yang sama. Novel disebut sebagai seorang 'Bushido' di mana Bushido itu adalah sebuah kode etik kekstariaan golongan Samurai dalam Feodalisme Jepang. Bushido berasal dari nilai-nilai moral Samurai, menekankan pada aspek kesetiaan dan menjaga kehormatan sampai mati.

"Bukan tawar menawar, ini rencana mengirimkan para 'Bushido' KPK yang rela mati ke banyak tempat untuk membersihkan negeri ini. Ini bukan soal tawar menawar," tukas Saut, Kamis (4/2).

Ketua KPK Agus Rahardjo sebelumnya menepis adanya perpindahan posisi Novel ke BUMN.. Agus menegaskan Novel tetap menjadi pegawai KPK.

"Tidak benar, saudara Novel tetap sebagai pegawai KPK," ucap Agus saat dikonfirmasi, Selasa (9/2).

Sebelumnya Isnur menyebut tawaran itu baru sekedar gagasan dan belum ada koordinasi dengan pihak BUMN. Namun Isnur menyebut bahwa Novel menolak dengan tegas.

"Novel menolak dengan tegas," kata Isnur.

Monday, February 8, 2016

Kepadatan di Rest Area, Tol Cikampek Arah Jakarta Masih Macet

Kepadatan di Rest Area, Tol Cikampek Arah Jakarta Masih Macet

www.meja13.com - Hingga dini hari, lalu lintas di Tol Cikampek yang mengarah ke Jakarta masih padat. Kepadatan terpantau menjelang rest area karena banyaknya penumpukan kendaraan.

"Tol Cikampek Km 63 macet parah," ujar kontributor pasangmata Irwan Satrio (34) saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (9/2/2016).

Irwan mengaku berangkat dari Yogyakarta menuju ke Bintaro siang tadi. Perjalanan yang ia tempuh semula cukup lancar. Hingga saat memasuki ke Tol Cikampek, lalu lintas langsung macet.

Hal senada juga dikatakan petugas Jasa Marga Traffic Information Centre, Widodo. Tol Cikampek di sekitar rest area, yakni Km 62 di persimpangan Dawuan, Km 52 Karawang Timur dan Km 42 Karawang Barat tampak padat merayap.

"Dari pantauan kami saat ini, Tol Cikampek dan Tol Purbaleunyi masih padat," ujarnya.

Sementara itu saat ini cuaca di sekitar lokasi cukup baik. Hujan deras yang sempat mengguyur, kini telah reda.


(kff/bar)



Saturday, February 6, 2016

Korban Tewas Gempa Taiwan Jadi 11 Orang, Salah Satunya Bayi Usia 10 Hari

 Korban Tewas Gempa Taiwan Jadi 11 Orang, Salah Satunya Bayi Usia 10 Hari

www.meja13.com - Taiwan diguncang gempa berkekuatan 6,4 skala richter. Korban tewas akibat gempa tersebut bertambah menjadi 11 orang.

Dilansir dari AFP, Sabtu (6/2/2016), hingga saat ini lebih dari 30 orang masih terjebak di dalam reruntuhan apartemen yang roboh akibat gempa. Di antara 11 yang tewas tersebut terdapat bayi perempuan berusia 10 hari dan dua anak lainnya.

"Di antara korban tewas di reruntuhan ada bayi perempuan yang usianya masih 10 hari serta dua anak-anak," kata Departemen Pemadam Kebakaran setempat.

Sebanyak 256 penghuni apartemen berhasil diselamatkan akibat gempa ini. Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan mengatakan sebanyak 318 korban dilarikan ke sejumlah rumah sakit setempat.

Pejabat setempat meyakini masih banyak warga yang tertimbun di reruntuhan apartemen. Sebanyak 800 tentara kini telah dikerahkan guna mengevakuasi dan melacak korban reruntuhan bersama anjing pelacak.

"Saya melihat bangunan goyang mulai dari atas hingga ke bawah. Serta dari kiri ke kanan," kata seorang warga.

"Pertama lantai runtuh, kedua pun demikian," katanya kepada saluran TV SET lokal.

Laporan dari Apple Daily, salah seorang korban yang selamat juga menceritakan detik-detik dirinya menyelamatkan diri. Ia mencoba mengikat pakaiannya seperti tali dan kemudian mencoba turun dari lantai sembilan ke lantai enam.

"Saya menggunakan palu untuk memecah pintu rumah saya yang tak bisa dibuka karena terkunci. Dan akhirnya saya berhasil memanjat keluar," tuturnya kepada SET TV sambil menangis.

Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat gempa 6,4 SR ini berpusat di lokasi sejauh 39 kilometer dari Kaohsiung, kota terbesar kedua di Taiwan dan sejauh 43 kilometer dari kota Tainan. Meskipun pusat gempa lebih dekat dengan Kaohsiung, namun wilayah Tainan mengalami kerusakan lebih parah.

Suplai air dan listrik ke sejumlah rumah warga di kota Tainan terputus usai gempa. Nyaris 6 ribu rumah warga di sejumlah distrik di Tainan tidak mendapat aliran listrik usai gempa ini. Sedangkan sekitar 400 ribu rumah warga lainnya tidak mendapat suplai air.
(yds/jor)

 

 

 

 

Tuesday, February 2, 2016

Dita Akhirnya Melapor ke MKD, Apa Sanksi yang akan Diterima Masinton?


Dita Akhirnya Melapor ke MKD, Apa Sanksi yang akan Diterima Masinton?
www.meja13.com - Dita Aditia akhirnya melaporkan anggota F-PDIP Masinton Pasaribu kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terkait kasus dugaan penganiayaan. Sanksi paling ringan dari MKD adalah teguran, sedangkan yang terberat adalah pemecatan. Apa sanksi yang akan diterima Masinton setelah MKD bersidang?

Laporan yang diajukan Dita diwakili oleh LBH APIK sebagai kuasa hukumnya. Direktur LBH APIK Ratna Bantara Mukti yang menyerahkan laporan ke sekretariat MKD itu mengaku memiliki bukti kuat terkait dugaan penganiayaan Masinton terhadap Dita. Ia juga meminta agar anggota Komisi III tersebut dikenakan sanksi yang setimpal.

"Memberikan sanksi yang tegas, karena pelaku penganiayaan ini sudah dilaporkan korban ke kami dan memang dianiaya anggota komisi III FPDIP Masinton Pasaribu," ungkap Ratna usai menyerahkan laporan ke MKD di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (2/2/2016).

Kepada para pewarta, Ratna membantah bahwa ada motif asmara atapun politik dalam kasus ini. Menurutnya apa yang terjadi dengan Dita adalah karena Masinton sebagai bos cenderung memberi proteksi berlebihan kepada Dita.

"Tidak ada motif asmara, tidak ada juga motif politik. Motifnya karena antara pelaku dan korban memang ada proteksi. Dia tidak boleh pulang malam. Diinterogasi, selalu dipertanyakan kalau dia komunikasi dengan teman lain," kata Ratna.

MKD sudah membahas pengaduan terhadap Masinton hari itu juga dalam rapat pimpinan. Namun rapat internal tidak hanya secara khusus membahas kasus yang membelit Masinton itu.

Menurut Wakil Ketua MKD Sufmi Dasco Ahmad, MKD juga akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam menangani kasus ini. Dita sendiri memang sebelumnya sudah melaporkan Masinton ke Bareskrim Polri dengan dugaan penganiayaan pada 30 Januari lalu.

"Setelah terima laporan, MKD akan verifikasi. Karena ini ranah hukum, MKD akan koordinasi dengan penyidik untuk minta bahan yang dibutuhkan," ucap Dasco yang sempat menerima Direktur LBH APIK Ratna Bentara Mukti yang mendatangi MKD di Gedung DPR.

"LBH APIK meminta ke kami agar lakukan proses sesuai tata beracara dengan objektif. Meminta agar ini tidak dipolitisasi," lanjut Waketum Gerindra ini.

MKD masih menunggu verifikasi selesai untuk melanjutkan kasus dugaan penganiayaan Masinton terhadap anak buahnya itu. Jika kasus berlanjut, menurut Wakil Ketua MKD Junimart Girsang, rekan satu partainya tersebut terancam sanksi berat yakni pemecatan dari keanggotaannya di DPR.

"Ya tentu berat lah ya, namanya kan juga penganiayaan. Itu kan tidak berperikemanusiaan. Kalau disebut penganiayaaan, apalagi seorang perempuan. Tidak boleh lah," tukas Junimart di lokasi yang sama.

Di saat Dita melaporkan bosnya ke MKD, laporannya di Bareskrim pun sudah diproses. Rencananya pihak kepolisian akan memanggil Dita pekan ini sebagai saksi pelapor.

"Kalau enggak salah Kamis pekan ini dipanggil sebagai saksi pelapor," ujar Kabag Penum Polri Kombes Suharsono di Mabes Polri, kemarin. Suharso pun menyebut pihaknya juga akan memanggil Masinton untuk diperiksa dan dimintai keterangan.

Terlepas dari tudingan anak buahnya itu, Masinton sudah membantah pelakukan penganiayaan terhadap Dita. Politikus PDIP itu mengatakan Dita tak sengaja terkena tangan sopir mobilnya yang sedang menyetir mobil. Masinton menyebut Dita mengganggu sopir karena sedang mabuk, lalu tangannya ditepis dan tak sengaja wajahnya terpukul.

Lantas bagaimanakah nasib Masinton? Tak hanya harus berhadapan dengan kasus hukum, apa sanksi yang akan dijatuhkan kepada Masinton dari MKD?