meja13.com/app/Default0.aspx?lang=id

Thursday, June 9, 2016

Raffi Ahmad Siap Ajak Keluarga Libur Lebaran ke Korea

Raffi Ahmad Siap Ajak Keluarga Libur Lebaran ke Korea

bandar capsa - Sibuk selama bulan Ramadan, Raffi Ahmad merasa bertanggung jawab untuk membahagiakan keluarga. Libur Lebaran tahun ini, Raffi ingin mengajak keluarga ke luar negeri.

Punya segudang kesibukan, Raffi ingin 'bayar utang' kepada keluarga besarnya. Mau ke mana kali ini?

"Iya ini banyak banget kerjaan alhamdulillah. Nanti udah ada rencana liburan nih. Liburan ke Korea," ucap Raffi usai jumpa pers 'Mencari Dory' di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (9/6/2016).

Meski sibuk, Raffi tidak mau meninggalkan momen bersama keluarga. Apalagi kini dirinya sudah menjadi ayab dari Rafathar Malik Ahmad.

"Lebaran itu kan kumpul sama keluarga, kumpul sama anak. Kan sekarang udah punya anak," tandasnya.

Sebelumnya bersama sponsor, Raffi memboyong keluarganya liburan keliling Eropa. Liburan mereka pun dibuat reality show untuk acara televisi. 

Link Alternatif Kami :

ANTI NAWALA : http://192.169.219.143/  




Wednesday, June 8, 2016

Kuliah di Inggris, Teuku Rassya Harus Belajar Tanggung Jawab

Kuliah di Inggris, Teuku Rassya Harus Belajar Tanggung Jawab

bandar capsa - Teuku Rassya didukung orangtuanya untuk melanjutkan kuliah di Inggris. Meski begitu, Rassya kerap diperingatkan soal tanggung jawab.

Bukan hal yang mudah memang meninggalkan seorang anak seorang diri di luar negeri. Apalagi, selain kuliah tentu saja banyak hal harus dilakukan sendiri.

"Diingatkan kalau pindah ke sana harus maksimal. Jangan menyia-nyiakan waktu dan resource yang sudah kebuang buat kuliah di sana," ungkapnya usai mengisi 'Rumpi No Secret' di Gedung Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (8/6/2016).

Rassya mengatakan, ibunya adalah orang yang paling mendukung untuk kuliah di Coventry University. Putra Tamara Bleszynski itu juga mengambil jurusan Global Business karena kegemarannya terhadap bisnis.

"Pertama kali yang nyuruh Rassya ke luar negeri itu Mama. Tapi itu tadi, pesannya tanggung jawab, mandiri dan harus berani," ujarnya. 


Link Alternatif Kami :
 ANTI NAWALA : http://192.169.219.143/







Saturday, June 4, 2016

Tempat Hiburan Malam di Jakarta Dibatasi Operasionalnya Selama Ramadan

Tempat Hiburan Malam di Jakarta Dibatasi Operasionalnya Selama Ramadan

bandar capsa - Pemprov DKI membatasi jam operasional tempat hiburan malam selama bulan Ramadan. Hal ini disampaikan oleh Kadis Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisbudpar) DKI Catur Liswanto.


"Dinas Pariwisata telah menerbitkan surat edaran dengan mengacu pada peraturan gubernur yang sudah mengatur tentang operasional usaha industri pada saat bulan Ramadan," ujar Catur saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (31/5/2016).


Catur mengungkapkan ada pembatasan terhadap jam operasional untuk tempat hiburan malam. "Sama dengan tahun-tahun sebelumnya," imbuhnya.


Berdasarkan dokumen yang diperoleh detikcom melalui Surat Edaran Nomor 19/SE/2016 tentang Waktu Penyelenggaraan Industri Pariwisata Pada Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1437 H/2016 M, Disparbudpar DKI meminta sejumlah tempat hiburan malam untuk tutup sehari sebelum bulan Ramadan, selama bulan Ramadan dan tepat pada Harii Raya Idul Fitri Tahun 1437 H.


Beberapa tempat hiburan atau pariwisata tersebut, yakni kelab malam, diskotek, mandi uap, griya pijat, permainan mesin keping jenis bola ketangkasan dan usaha bar yang berdiri sendiri serta yang terdapat pada kelab malam, diskotek, mandi uap, griya pijat juga permainan mesin keping jenis bola ketangkasan. Sementara usaha karaoke masih diizinkan untuk beroperasi.


"Usaha karaoke dan musik hidup dapat menyelenggarakan kegiatan pada Bulan Ramadan mulai pukul 20.30 WIB sampai dengan pukul 01.30 WIB," tulis Catur dalam surat.


Sedangkan tempat hiburan bola sodok pada Bulan Ramadan, bagi yang berlokasi dalam satu ruangan dengan usaha kelab malam, diskotek, mandi uap, griya pijat, permainan mesin keping jenis bola ketangkasan dan baru harus tutup. Sementara tempat bola sodok yang berlokasi dalam satu ruangan dengan usaha karaoke dan musik hidup diperbolehkan beroperasi mulai pukul 20.30 WIB sampai dengan pukul 01.30 WIB. Sedangkan lokasi yang berlokasi tidak dalam satu ruangan dengan usaha, diperbolehkan beroperasi pada pukul 10.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB.


Penyelenggaraan usaha yang diselenggarakan di hotel berbintang, sesuai ketentuan Pasal 2 ayat (4) dan (5) Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 98 Tahun 2004 tentang Waktu Penyelenggaraan Industri Pariwisata di Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Penyelenggaraan usaha pariwisata ditekankan oleh Catur, satu hari sebelum dan selama bulan Ramadan, hari pertama bulan Ramadan, malam Nuzulul Quran, satu hari sebelum Hari Raya Idul Fitri, hari pertama dan kedua Hari Raya Idul Fitri serta satu hari setelah Hari Raya Idul Fitri.


Pihaknya juga menegaskan, pelarangan memasang reklame/poster/publikasi/publikasi serta pertunjukan film dan pertunjukan lainnya yang bersifat pornografi, pornoaksi dan erotisme. Penyelenggara usaha pariwisata juga dilarang menimbulkan gangguan terhadap lingkungan, menyediakan hadiah dalam bentuk dan jenis apapun, memberikan kesempatan untuk melakukan taruhan/perjudian, peredaran serta pemakaian narkoba.


"Harus mengjormati dan menjaga suasana yang kondusif pada bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Mengharuskan setiap karyawan dan mengimbau pengunjung agar tidak berpakaian sopan (tidak seronok)," sambungnya.


Surat edaran ini ditandatangani oleh Catur pada 23 Mei 2016. Surat tersebut ditembuskan kepada Gubernur DKI Jakarta, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Kepala Kepolisian Daerah Polda Metro Jaya, Sekretaris Daerah DKI Jakarta, para Asisten Sekda Provinsi DKI Jakarta, para Wali Kota Administrasi Provinsi DKI Jakarta, Bupati Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu Provinsi DKI Jakarta, Kepala Satuan Polisi Praja Provinsi DKI Jakarta, Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi DKI Jakarta, Kepala Biro Perekonomian Provinsi DKI Jakarta, Kepala Biro Kesos Provinsi DKI Jakarta, para Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Administrasi, Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Seribu, para Kepala Kesbangpol Kabupaten Kepulauan Seribu, para Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota/Kabupaten Administrasi, para camat dan para lurah.


Baca Juga: DPRD DKI: Jam Operasional Diskotek Dibatasi, Kafe dan Karaoke Enggak


Sebelum ini pada 30 Oktober 2015, DPRD DKI telah mengesahkan Perda Kepariwisataan yang mengatur tentang waktu operasional tempat hiburan malam. Khusus diskotek operasionalnya menjadi pukul 20.00-02.00 WIB dini hari, sedangkan untuk akhir pekan menjadi pukul 20.00-03.00 WIB dini hari.


Selain itu DPRD juga memutuskan, penempatan lokasi penyelenggaraan usaha hiburan malam khususnya diskotek berada di kawasan komersial dan areal hotel minimal bintang empat. Kemudian lokasi tempat hiburan malam juga tidak boleh berdekatan dengan rumah ibadah, sekolah, rumah sakit dan permukiman warga.



Link Alternatif Kami :
www.bintangcapsa.com
www.meja13.net
www.capsa168.com 
ANTI NAWALA : http://192.169.219.143/

 

 

 

 

 

 

Wednesday, June 1, 2016

Rumah Tanpa Pintu, Toko Tak Dikunci di Desa 'Paling Aman' di Bumi


Mumbai - Bayangkan sebuah desa di mana rumah tak memiliki pintu depan, toko-toko tak dikunci, namun penduduknya selalu merasa aman.

Tempat tersebut benar-benar ada di dunia nyata, tepatnya di Shani Shingnapur, Maharashtra, India. Di sana penduduknya tak terlalu memperhatikan keamanan karena kepercayaan mereka kepada Shani, Dewa Saturnus, yang dianggap sebagai pelindung desa.

Hal tersebut berawal dari sebuah legenda yang mengatakan, sekitar 300 tahun lalu setelah terjadi hujan lebat dan banjir, ditemukan lempengan batu berwarna hitam terdampar di tepi Sungai Panasnala, yang pernah mengalir melalui desa.

Ketika penduduk setempat mencoba menyentuh batu setinggi 1,5 meter dengan tongkat, darah mulai mengalir keluar dari benda tersebut.

Pada malam harinya, Dewa Shani yang muncul dalam mimpi penduduk mengungkap bahwa batu tersebut adalah perwujudan dirinya. Ia memerintahkan agar lempengan itu harus disimpan di desa, di mana ia akan berada di sana.


Namun Shani mengajukan satu permintaan, batu dan kekuatannya tak boleh ditutupi, karena itu dibutuhkan untuk mengawasi desa tanpa hambatan. Dewa Saturnus itu kemudian memberkati pemimpin dan berjanji untuk melindungi desa dari bahaya.

Setelah penduduk desa memasang batu besar itu di tengah kota, mereka memutuskan untuk menyingkirkan semua pintu dan gembok. Mereka tak membutuhkan itu lagi karena menganggap Dewa telah mengawasinya.

Dikutip dari BBC, Rabu (1/6/2016), tradisi tersebut pun kemudian diwariskan secara turun-temurun. Penduduk lokal biasanya hanya menaruh papan kayu di depan pintu mereka untuk menghindari anjing liar agar tak masuk ke dalam rumah.

Mereka tak memiliki pintu permanen, namun tampak tenang ketika meninggalkan perhiasan serta uang begitu saja. Penduduk lokal percaya bahwa Dewa Shani akan melindungi mereka dari berbagai bentuk kesialan.


Penduduk lokal bahkan tak meminta tetangganya untuk menjaga rumah mereka ketika sedang bepergian ke luar kota. Mereka percaya bahwa pencuri akan segera mendapat hukuman dengan ditimpa kebutaan dan semua orang yang berbohong niscaya menghadapi 7,5 tahun nasib buruk.

Sebuah kabar dari penduduk desa juga mengatakan, pernah ada seorang penduduk memasang pintu kayu di pintu rumahnya, namun keesokan harinya ia justru mengalami kecelakaan.

Bahkan, toilet umum di desa itu hanya dilengkapi tirai tipis di pintu masuknya untuk kepentingan privasi.












Isu Ini Bikin Sekuel Finding Nemo Jadi Kontroversial
Finding Dory. Foto: IMDb

bandar capsa - Film Finding Dory, yang merupakan lanjutan dari film animasiDisney Pixar Finding Nemo sudah mulai mendulang perhatian sebelum penayangannya Juni ini. Trailer terbarunya juga sudah diluncurkan minggu lalu, dan sudah ditonton oleh lebih dari 4 juta orang.

Namun, trailer terakhirnya ini menimbulkan kontroversi dan perpecahan di antara netizen. Kenapa?

Dalam trailer tersebut, ditampilkan dua orang wanita, yang oleh salah satu penonton dikatakan sebagai pasangan homoseksual. Walaupun pihak Disney Pixar sendiri belum memberikan konfirmasi, tapi penampilan dua wanita tadi sudah membuat publik heboh.

Melansir Daily Mail, Rabu (1/6/2016), publik terbagi dua menanggapi hal ini. Tak sedikit netizen yang mendukung aksi Disney Pixar ini dan mengatakan, kemunculan pasangan lesbian tadi membuat mereka semakin bersemangat untuk menonton film kartun ini.

Tapi tak sedikit juga Netizen yang menghujat hal tersebut, dan mengatakan akan memboikot film yang tentang kehidupan bawah laut ini.

Namun banyak juga netizen yang mengingat, harusnya publik tak kesal dengan adanya pasangan LGBT di dalam film ini, mengingat pengisi suara Dory, ikan utama di film ini adalah figur lesbian paling terkenal di Hollywood, Ellen DeGeneres.

Mattie Stretton menulis, "Orang-orang ngamuk karena sepertinya ada pasangan lesbian di trailer Finding Dory, mereka sepertinya lupa pengisi suara Dory adalah ratunya para lesbian."
Tak berhenti hanya pada sekedar kemunculan sosok LGBT sebagai figuran, sebuah kampanye di sosial media juga sedang mendorong Disney untuk bertindak lebih. Mereka mendesak rumah produksi berlogo tikus ini untuk memberi Queen Elsa pacar perempuan di sekuel film Frozen nanti.

Pengisi suara Elsa, Idina Menzel juga telah memberikan persetujuannya, dan mengatakan, "Aku rasa itu hal yang bagus. Disney hanya perlu memikirkannya lebih lanjut."(Nil/Des)

Link Alternatif Kami :
ANTI NAWALA : http://192.169.219.143/