meja13.com/app/Default0.aspx?lang=id
Thursday, December 31, 2015
Ada Ledakan Diduga Bom Molotov Berisi Paku Saat Tahun Baru di Bandung

Bandar Capsa - Sebuah ledakan diduga dari bom molotov terjadi di Bandung. Polisi langsung melakukan olah TKP atas kejadian itu.
"Telah terjadi ledakan yang diduga molotov coctail berisi paku, pada pukul 01.20 WIB di bawah mobil Tv One di depan kediaman rumah dinas Wali Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum Bandung," ucap Kabodhumas Polda Jabar Kombes Pol Sulisto Pudjo Hartono, Jumat (1/12/2015).
Menurutnya, saat kejadian, di sekitar lokasi banyak masyarakat yang sedang menikmati tahun baru di halaman masjid dan lapangan sintetis. Mereka menikmati makanan dari para penjual makanan di kediaman Wali Kota Bandung.
"Mereka dikejutkan adanya ledakan yang bersumber dari bawah mobil APV B 1266 TOB warna silver milik Tv one. Dari ledakan tersebut, timbul asep tebal dari lokasi dan sekitarnya," ujarnya.
"Alhamdulillah tidak ada yang terluka dari ledakan," imbuh Pudjo.
Saat ini polisi sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Lokasi telah diberi police line. Tim olah TKP dari Polda serta jihandak Brimob bantu membantu memecahkan kasus itu.
Pesta Kembang Api Usai, Warga Berbondong-bondong Tinggalkan HI

Bandar Capsa - Tak sampai 15 menit pasca hari berganti menjadi tahun 2016, para warga yang menyemut di Bundaran HI, berangsur-angsur meninggalkan lokasi keramaian.
Pantauan detikcom di Bundaran HI, Pukul 00.15 WIB, Jumat (1/1/2016), para warga sudah meninggalkan lokasi di air mancur patung selamat datang. Bubarnya warga ditandai dengan berakhirnya pesta kembang api di lokasi.
"Ayo pulang-pulang, pestanya sudah kelar," ucap salah satu warga sambil berjalan menuju parkiran.
Pesta tahun baru di Bunderan HI dan Monas memang tidak seramai seperti tahun lalu. Tidak ada pagelaran musik dan pesta rakyat yang digelar di jantung ibu kota tersebut.
Bahkan ada warga yang menganggap, car free night di Bunderan HI sama saja seperti car free day di akhir pekan. "Ini mah kayak car free day tapi dipindahin ke malam hari," cetus warga lainnya.
Tak Ada Panggung Hiburan, Warga ke Monas Untuk Nonton Kembang Api

Bandar Capsa - Tak ada panggung untuk hiburan di kawasan Monas, namun hal tersebut tak menyurutkan warga ibukota datang ke monumen emas itu. Warga datang untuk menyaksikan momen pergantian tahun baru yang akan diramaikan kembang api.
Perayaan pergantian tahun baru kali ini memang dipusatkan di Taman Impian Jaya Ancol. Berbeda dengan sebelumnya, Bundaran Hotel Indonesia dan Monas yang biasanya menjadi pusat acara, kali ini tak menjadi lokasi utama.
"Di sini murah mas. Masuk gratis. Gak masalah parkir jauh. Pulang jaga gampang, enggak ribet," ujar pengunjung Monas dari Pasar Senen, Khumaidi, di lapangan barat Monas, Jakarta, Kamis (31/12/2015).
Khumaidi sedikit menyesalkan tak ada panggung hiburan yang disuguhkan untuk pengunjung. Ia berharap tahun depan, Monas bisa kembali menjadi lokasi utama perayaan pergantian tahun baru.
"Harusnya sih ada ya mas. Tadi, saya keliling ternyata gak ada ya. Adanya posko pemantau. Tapi, gak masalah sih. Ini sudah bagus," ujar ayah satu anak ini.
Alasan sama dikatakan pengunjung Monas asal Bekasi, Robert (38). Dia memberikan masukan agar seharusnya ada panggung hiburan. Tapi, kali ini, menurut dia absennya panggung hiburan tertutupi dengan adanya bazar barang, kuliner, sampai pesta kembang api.
"Katanya ada pesta kembang api. Makanya saya mau lihat. Kalau anak-anak kuat, ya tungguin. Kalau balik ke rumah sekarang juga macet di jalan," kata Robert.
Hingga pukul 21.00 WIB, warga Ibukota dan sekitarnya terus berdatangan ke area Monas. Sebagian dari mereka bahkan sudah menggelar tikar di sekitar sisi bawah tugu Monas. Sambil membawa kamera serta kembang api, ribuan warga tampak antusias menunggu pergantian malam tahun baru.
Meski tak ada panggung hiburan, namun suguhan musik dangdut dari area bazar terus dibunyikan. Sebagian warga saat ini mulai mendekati Tugu Monas dan mencari tempat untuk menggelar tikar di sekitar tugu.
Ayo yang Mau Tahun Baruan, Bundaran HI Sudah Steril dari Kendaraan

Bandar Capsa - Bagi masyarakat yang ingin menikmati malam tahun baru di kawasan Bundaran HI silakan merapat. Kawasan jantung ibu kota ini sudah steril dari kendaraan. Di malam tahun baru ini, memang berlaku car free night.
Pantauan di lokasi, pihak kepolisian dan Dishub DKI sudah memasang sekat di jalur TransJ. Jadi pada Kamis (31/12/2015) malam ini hanya TransJ yang boleh melintas.
Seperti malam tahun baru sebelum-sebelumnya, kawasan ini diperkirakan akan dipadati ribuan masyarakat. Biasanya akan ada kembang api yang dipasang.
Pihak kepolisian sudah berjaga. Pengawasan ketat akan dilakukan, termasuk pasukan bermotor. Hingga pukul 02.00 WIB, keramaian akan diizinkan, setelah itu dibubarkan.
Wednesday, December 30, 2015
Malam Tahun Baru, Operasional Bus TransJ di Ancol dan Monas 24 Jam

Bandar Capsa - Bus TransJakarta akan beroperasi selama 24 jam khusus hari ini. Armada bus TransJ juga diperbanyak di koridor yang melintasi atau berdekatan dengan lokasi perayaan tahun baru seperti Ancol, Monas dan TMII.
"Kita menjalankannya seperti hari biasa, cuma kita ubah alokasinya itu. Kita pasti jalan 24 jam sampai pagi karena acaranya akan terpusat di 3 tempat, yaitu Ancol, Taman Mini dan Monas," ujar Dirut PT Transportasi Jakarta ANS Kosasih, Kamis (31/12/2015).
Kosasih menyebut pihaknya mengalihkan bus-bus dari sejumlah koridor yang dinilai sepi saat pergantian tahun berlangsung. Beberapa koridor yang diprediksi sepi penumpang antara lain 1 (Blok M-Kota), 5 (Ancol-Kampung Melayu), 7 (Kampung Melayu-Kampung Rambutan) dan 9 (Pluit-Pinang Ranti).
"Koridor lain sepi pada malam tahun baru itu Koridor 1, Koridor 5, Koridor 7 sama Koridor 9. Nah, busnya kita pindah ke tiga titik itu. Jadi betul-betul kita jalankan 24 jam, kita akan jemput semua penumpang," terangnya.
Mengenai Car Free Night (CFN) yang diadakan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga MH Thamrin disebut Kosasih tidak akan menganggu operasional bus TransJ. Pihaknya memutuskan tetap beroperasi normal walaupun masih menyesuaikan dengan situasi dan kondisi.
"Kami diminta untuk tetap jalan oleh kepolisian, tetapi akan kami lihat. Kalau penuh sekali dan enggak masuk, kita akan buat perpendekkan (rute) sepertiKota-Harmoni, Blok M-Semanggi atau Blok M-HI," tutup Kosasih.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Risyapudin Nursin menyebut penutupan jalan bagi semua kendaraan dalam rangka CFN akan dimulai pukul 18.00 WIB dari Semanggi hingga kawasan Monas, Jakarta Pusat.
Sedangkan Kadishubtrans DKI Andry Yansyah menyebut ada 4 lokasi yang disediakan untuk menjadi kantong parkir kendaraan selama CFN berlangsung.
Keempat lokasi tersebut antara lain GBK, IRTI Monas, Masjid Istiqlal, Lapangan Banteng dan gedung-gedung parkir di sekitar lokasi CFN. Kemudian Dishubtrans juga menyediakan mobil derek sebanyak 12 unit.
Balita Penderita Hydrocephalus di Banyuwangi ini Butuh Pertolongan Medis

Bandar Capsa - Hari masih sore, seorang ibu muda terlihat sibuk menyapu halaman rumah yang berserakan dedaunan kering. Dengan senyum dia mempersilakan kami masuk ke dalam rumah sederhananya di Bulusan, Kalipuro, Banyuwangi.
Ketika masuk ke dalam rumah, diatas jejeran kursi panjang, seorang balita kecil penderita penyakit Hydrocephalus terbujur berselimut tanpa ekspresi.
Balita ini adalah Hadiah Ristu Angelia (5), putri semata wayang dari ibu bernama Hartatik (29). Balita bertubuh ringkih yang akrab dipanggil Diah ini tak bisa melakukan aktivitas apapun. Diah menderita penyakit Hydrocephalus yang sudah mencapai stadium akhir. Cairan di dalam otak balita ini terlihat memenuhi seluruh tempurung kepalanya.
"Jika diukur, lingkar kepalanya sekarang 9 jengkal. Kalau diukur dari dagu ini panjangnya 1 jengkal," kata Hartatik pada detikcom sambil membubuhkan jengkalan tangannya melingkari kepala Diah yang berada di pangkuannya, Rabu (30/12/2015).
Hartatik saat ini menjadi orang tua tunggal bagi Diah. Sejak Diah berusia 5 bulan, ayahandanya Ristu Nur Hariyadi telah berpulang menghadap sang pencipta.
Praktis untuk kebutuhan sehari-hari serta perawatan kesehatan, mereka bergantung pada sang nenek, Ponijah (55) yang bermata pencaharian sebagai tukang pijat keliling. Hartatik sengaja tidak bekerja karena ia harus merawat serta menyiapkan kebutuhan keseharian dari putrinya.
Semangkuk bubur bercampur wortel, Hartatik siapkan di meja. Dalam pangkuannya, Diah disuapinya dengan perlahan. Suapan demi suapan Diah telan perlahan.
Air matanya tak pernah kering dari pipi Diah, di ubun-ubun kepalanya masih terlihat jelas ada bekas luka akibat infus saat opname kelahirannya 5 tahun lalu. Sebuah pemandangan yang haru melihat perjuangan seorang ibu tunggal yang tetap belajar tegar menjalani episode hidup.
"Diah kondisinya bisa begini ini saya sudah Alhamdulillah, bersyukur. Bisa makan, duduk, lingkar kepalanya ini agak kecil lho mbak," kata Hartatik sambil menyuapi Diah.
Lalu, apakah Diah sudah pernah berobat secara medis? Hartatik dengan tegas menyatakan jika ia pernah memeriksakan putrinya pada salah satu dokter spesialis anak di Banyuwangi.
Saat itu dokter menyarankan untuk dirujuk ke Rumah Sakit Dr. Soetomo Surabaya dan menjalani operasi untuk menyedot cairan di dalam otaknya. Namun saran itu tidak dilaksanakan karena terbentur biaya yang tinggi.
"Sudah pernah disarankan operasi tapi saat itu tidak ada biaya dan resiko tinggi hasil operasi yang kami juga belum siap hasilnya," cerita Hartatik.
Tak putus asa, Hartatik tetap memberikan perawatan alternatif kesehatan pada putrinya. Ia tetap mempercayakan perawatan kesehatan Diah pada seorang dokter namun dengan penanganan ramuan herbal.
Tapi lagi-lagi kendala biaya pengobatan tinggi memaksa sang ibu tunggal ini merawat anaknya dengan segala keterbatasan.
"Tetap ditangani dokter tapi tetap saja obatnya mahal, tidak bisa maksimal karena masalah biaya yang tinggi. Jadi diobati semampu kami," kata Hartatik.
Kejagung akan Blokir Harta Yayasan Supersemar Bentukan Soeharto

Bandar Capsa - Mahkamah Agung (MA) memutus bersalah Yayasan Supersemar terkait kasus penyimpangan penyaluran dana beasiswa. Kejaksaan Agung akan membantu memblokir harta yayasan bentukan Soeharto yang diwajibkan membayar denda lebih dari Rp 4,4 triliun itu.
"Tugas kita membantu verifikasi dan menelusuri aset-aset dari Supersemar," ujar Jaksa Agung M Prasetyo di kantornya, Kebayoran Baru, Jaksel, Rabu (30/12/2015).
Prasetyo mengatakan pihaknya sudah memverifikasi adanya saham Yayasan Supersemar di sejumlah aset milik keluarga Soeharto. Agar Yayasan Supersemar melunasi denda kepada negara, Kejagung akan melakukan pemblokiran.
"Ada di situ sebagian saham (Supersemar) yang ada di Kosgoro, ada di Granadi, tanah di Mega Mendung, termasuk beberapa deposito di beberapa bank. Kita akan minta untuk diblokir dan bank tampaknya mau bekerjasama dengan kita," ujar Prasetyo.
Dia berharap agar Yayasan Supersemar secara sukarela melunasi denda kepada pengadilan. Sedangkan eksekusi menjadi kewenangan Pengadilan Negeri Jaksel.
"Putusan sepenuhnya menjadi kewenangan pengadilan negeri. Sejak awal kita berharap Supersemar mau sukarela untuk memenuhi keputusan pengadilan dan MA. Mereka dikenakan kewajiban membayar Rp 4,4 triliun kepada negara," kata Prasetyo.
"Tapi kalaupun tidak, kembali lagi ke PN bagaimana mekanime eksekusi nanti," lanjutnya.
Yayasan Supersemar divonis bersalah oleh PN Jaksel karena menggunakan dana beasiswa untuk keperluan yang tidak berkaitan dengan pendidikan selama periode 1989-1993. Putusan tersebut diperkuat oleh vonis Pengadilan tinggi DKI Jakarta pada tingkat banding.
Pada Oktober 2010, Yayasan Supersemar mengajukan kasasi ke MA namun tidak diterima sepenuhnya. MA yang menerima sebagian permohonan pemerintah menjatuhkan denda sebesar 75 persen dari Rp 185 juta kepada Yayasan Supersemar di mana seharusnya besaran denda adalah 75 persen dari Rp 185 miliar.
"Saya berharap penanganan perkara Supersemar akan secepatnya selesai. Akan bermanfaat bagi kepentingan negara ini," kata Prasetyo.
Kejagung kemudian mengajukan peninjauan kembali (PK) terkait kasasi yang diajukan Yayasan Supersemar. Tak mau kalah, Supersemar juga ikut mengajukan PK.
Setelah pergulatan panjang, MA akhirnya mengabulkan PK negara dan menolak PK Supersemar sehingga mereka harus membayar denda sebesar Rp 4,4 triliun lebih tahun ini.
Menag: Konflik Merugikan, Kerukunan Umat Beragama Harus Dijaga

Bandar Capsa - Kerukunan antar umat beragama harus dijaga. Jangan ada konflik yang malah mengganggu kehidupan bermasyarakat.
"Pengalaman membuktikan konflik bukan hanya menguras sumber daya, tapi destruktifnya bisa bertahun-tahun. Indonesia besar dan besar itu mengandung kemajemukan. Sekali lagi kerukunan antar umat kita rawat ini memerlukan ikhtiar bahkan perjuangan," ujar Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam Malam Anugerah Kerukunan Umat Beragama Tahun 2015 di Auditorium HM Rasjidi Kementerian Agama, Rabu (30/12/2015).
Masyarakat harus berpartisipasi aktif menjaga kerukunan antar umat beragama. Sifat religius yang dimiliki jangan sampai ternodai dengan konflik yang merenggangkan hubungan.
"Dalam konteks Indonesia, agama jadi penting karena memang masyarakat Indonesia dikenal dengan religius," imbuhnya.
Kemajemukan di masyarakat harus dipahami untuk mempererat tali persaudaraan. Pemikiran sempit yang malah membuat pertentangan, sambung Lukman, harus disingkirkan.
"Keragaman bukan hanya turun dari atas langit. Masih banyak saudara kita yang memahami keragaman itu justru harus diseragamkan. Karena ketidakarifan kita, langsung maupun tidak langsung menimbulkan konflik di sana-sini," tutur Lukman.
Terkait program kerukunan antar umat beragama, Kemenag memberikan penghargaan kepada pemimpin daerah, media dan jurnalis yang turut menjaga kerukunan. Progam yang diadakan ini adalah untuk membangun tatanan kehidupan beragama yang lebih baik, sehat, dan dinamis.
"Semua lomba atau karya yang dihasilkan untuk meningkatkan pemeliharaan kerukunan umat beragama. Gunakan agama sbg alat agar kita menjaga perilaku kita terhadap orang lain," kata Lukman.
Ini Solusi Kapolda Metro Atasi Kemacetan Jakarta Tahun Depan

Bandar Capsa - Kemacetan di Jakarta masih menjadi persoalan serius yang belum teratasi. Tanpa penanganan tepat, Jakarta akan dihadapkan dengan situasi lalu lintas yang semakin semrawut.
Kapolda Metro Jaya Irjen (Pol) M Tito Karnavian mengatakan, solusi mengatasi kemacetan Ibu Kota bukan hanya tugas polisi semata. Pemerintah berperan penting dalam upaya mengatasi kemacetan ini.
"Masalah kemacetan lalin kita masih berusaha keras. Tapi ini bukan masalah kepolisian saja, tetapi juga instansi terkait," kata Irjen Tito saat jumpa pers akhir tahun di Polda Metro Jaya, Rabu (30/12/2015).
Tito menyebut, ada beberapa faktor yang menjadi penyebab kemacetan Jakarta. Selain pertumbuhan kendaraan yang terus meningkat setiap tahun, pertumbuhan infrastruktur jalan yang tidak seimbang juga menjadi penyumbang kemacetan.
"Nah untuk dua faktor itu (pertumbuhan kendaraan dan infrastruktur jalan) itu tidak bisa hanya polisi saja, itu harus dari pemerintah," ujar mantan Kapolda Papua ini.
Sebagai saran, ada beberapa solusi yang bisa diterapkan untuk mengatasi kemacetan Jakarta di antaranya dengan menekan jumlah kendaraan pribadi. Ini bisa dilakukan bila ketersediaan angkutan masal yang laik dan aman di Jakarta sudah memadai.
"Kita harapkan, pertama menekan jumlah angka kendaraan pribadi utamanya dengan memperbaikan sistem transportasi publik misalnya LRT, MRT, Busway dan seterusnya supaya masyarakat beralih ke transportasi publik. Saya kira gebrakan Pak Ahok cukup bagus," jelasnya.
Untuk mengurangi jumlah kendaraan pribadi, diakui Tito hal ini sangat sulit. Seban, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemda DKI terbesar dari pajak kendaraan.
"Saya pernah mengatakan bahwa tidak mudah untuk menekan atau kebijakan mengurangi jumlah kendaraan pribadi karena pajak DKI dari kendaraan pribadi paling tinggi," tutur dia.
Ia pun mengusulkan agar PAD Pemda DKI tidak dari kemdaraan pribadi. "Saya sampaikan tadi bahwa PAD jangan dari kendaraan pribadi, dampaknya akan semakin macet. Karena akan seperti lingkaran setan," imbuh Tito.
Permasalahan kedua yakni infrasturktur jalan yang tidak seimbang dengan pertumbuhan kendaraan pribadi. Tetapi hal ini juga cukup rumit karena Pemda DKI harus melakukan pembebasan lahan untuk memperlebar jalan.
Menurutnya, kendala tersebut bisa diatasi dengan membuat underpass atau jalan layang.
"Ini problem di Jakarta. Kalau infrastruktur di atas permukaan, lahan sudah terisi semua dan hampir didominasi tanah dimiliki pribadi. Pilihannya tinggal membuat ke atas flyover, atau ke bawah underpass," lanjutnya.
"Kalau membebaskan agak susah, ribut jadinya. Oleh karena itu kita harapkan pemerintah membangun ke atas dan ke bawah," sebutnya.
Di samping kedua faktor tadi, faktor lainnya yang juga tidak kalah penting yakni budaya lalu lintas. Pengendara di Jakarta banyak yang tidak mengindahkan peraturan lalu lintas yang menjadi salah satu penyebab kemacetan.
"Masalah budaya lalu lintas tergantung masalah pendidikan dan upaya penindakan oleh kepolisian dan pemerintah. Misal menilang yang parkir di pinggir jalan. Oke lah macet, tapi jangan ditambah (dengan parkir di pinggir jalan). Ini lah yang membuat kemacetan lalu lintas belum terurai," kata Tito.
Ahok: TransJ Beri Santunan Rp 20 Juta untuk Pegawai yang Tewas Tersetrum

Bandar Capsa - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menggelar rapat dengan Dirut PT Transportasi Jakarta ANS Kosasih sore ini. Ahok mengatakan TransJakarta sudah memberi santunan duka kepada keluarga pegawainya, Siti Nurhayati (24) yang meninggal karena tersengat listrik saat turun tangga Halte Mangga Dua.
"Saya sudah tanya TransJakarta katanya sudah kasih santunan. Santunannya sih enggak banyak karena (Siti Nurhayati) belum (terdaftar) asuransi, Rp 20 juta," ujar Ahok kepada wartawan di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (30/12/2015).
Rapat berlangsung tertutup sekitar 1 jam. Hadir Kepala LKPP Agus Prabowo dan Kadishubtrans DKI Andri Yansyah dalam rapat tersebut. Selain Siti Nurhayati, korban meninggal lainnya adalah Niko Adeli (23) warga Cililitan. Namun santunan hanya diberikan ke Siti karena Niko tidak lagi berstatus pegawai TransJ.
"Ini satu bukan karyawan, satu mantan pegawai. Jadi itu pacarnya jemput," terangnya.
Terkait peristiwa meninggalnya dua orang karena tersetrum listrik, Ahok sudah meminta bantuan PLN untuk mengecek ke lapangan.
"Lagi dicek. Saya juga lagi tugasin PLN untuk cek. (Soal katanya ada kabel PLN yang terkelupas) Mesti dicek ke polisi, saya enggak bisa jawab," kata Ahok.
Hal yang sama juga dikatakan oleh Kosasih. Dia menyebut pihaknya tidak hanya memberi santunan, tetapi juga telah mengantakan jenazah hingga ke bandara.
"Kami telah menyantuni petugas on board kami, Siti Nurhayati sebesar Rp 20 juta. Kami antarkan tadi, tetapi jenazah almarhumah telah dibawa ke Riau. Kami menunggu konfirmasi ahli waris yang bersangkutan," kata Kosasih.
"Korban laki-laki bukan personil kami. Tahun depan kami menerapkan asuransi, sehingga santunan bagi personel kami bisa mencapai Rp 100 juta jika terjadi musibah yang menelan nyawa," ujarnya.
Monday, December 28, 2015
Bunga Rusak Akibat Selfie Terulang Lagi, Kali ini di Kebun Raya Baturraden

Bandar Capsa - Tidak ada yang salah dengan selfie atau wefie. Hanya saja memang perlu berhati-hati. Jika tidak, selfie bisa berujung terhadap rusaknya background berupa taman bunga yang indah. Seperti kejadian di Bantul dan Baturraden, Banyumas.
Akhir November lalu, netizen dikejutkan dengan rusaknya taman bunga amarilis milik Sukadi (43), warga Dusun Ngasemayu RT 13 RW 04, Salam, Patuk, Gunungkidul. Banyak yang saling tuding. Saling menyalahkan atas rusaknya taman bunga tersebut.
Nah, pada libur panjang akhir bulan ini, kejadian serupa terulang di Baturraden, Banyumas, Jawa Tengah. Ratusan pengunjung berbwisata di tempat berhawa dingin tersebut. Kebetulan, saat itu, bunga-bunga tengah bermekaran.
Klik! Pengunjung berfoto ria. Ada juga yang selfie. Saking antusiasnya, sebagian tidak tertib. Akibatnya bunga rusak karena terinjak-injak.
"Saya sudah berulang kali melarang pengunjung masuk ke dalam taman. Biasanya yang berusaha masuk ke area taman adalah pengunjung perempuan," kata Kartam, perawat taman bunga Kebun Raya Baturraden, Senin (28/12/2015).
Sementara Kepala Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Baturraden, Ammy Rita Manulu, mengatakan animo pengunjung sangat besar. Sebagian di antaranya tidak mengindahkan larangan saat berfoto selfie.
"Kita sudah capek bikinnya. Biayanya juga besar. Jangan hanya karena kesenangan pribadi, kemudian merusak kepentingan umum," kata Ammy kesal.
Friday, December 18, 2015
Jadi Komisioner KY, Pengadil Kasus Cebongan Akan 'Mesra' dengan MA

Bandar Capsa - Joko Sasmito akhirnya menjabat sebagai pimpinan Komisi Yudisial (KY) periode 2015-2020. Hakim militer yang memimpin sidang kasus Cebongan berdarah ini mempunyai tekad untuk merekatkan KY dan Mahkamah Agung (MA) yang sering bersinggungan.
"Saya sendiri sudah diminta pak Abbas (Wakil Ketua KY periode 2010-2015), untuk terus berkomunikasi dengan MA. Saya rasa itu akan laksanakan," ucap Joko dalam acara pisah sambut komisioner KY, di Gedung KY, Jl Kramat Raya, Jumat (18/12/2015).
Pria yang berkarier di jalur militer ini juga akan mendekatkan KY dengan lembaga-lembaga lainnya. Hal itu diperlukan untuk mempermudah tugas KY di masa mendatang terutama berkaitan dengan pengawasan hakim.
"Termasuk dengan DPR, meski di sini sudah ada Ibu Sukma istri anggota DPR. Jadi kasarnya tiap hari kita sudah satu kasur dengan DPR," ujarnya disambut tawa.
Joko mengatakan, di Australia ketika KY berdiri banyak yang tidak senang. Namun karena kinerja nya membaik, KY di Australia kini menjadi mitra para hakim.
"Artinya kita jadikan hakim itu sebagai partner, bukan lawan. Kalau ada salah-salah kita sentil kita kasih tahu," ucap Joko dengan nada canda.
Black Box Rusak, Rusia Sulit Teliti Data Jet Tempur yang Ditembak Turki

Bandar Capsa - Kondisi memory card dari black box pesawat jet Su-24 milik Rusia yang ditembak jatuh di Turki, kondisinya telah rusak.
"Data dari kotak itu bisa membantu menyelesaikan sengketa menganai lokasi pesawat tersebut pada saat ditembak. Informasi penerbangan telah hilang.," kata Nikolai Primak Kepala tim penyelidik seperti dikutip BBC, Jumat (18/12/2015).
Akibat penembakan pesawat jet itu hubungan antara Rusia dengan Turki sempat bersitegang. Bahkan, pemerintah Rusia langsung menetapkan beberapa sanksi sebagai balasan, termasuk melarang paket wisata, yang dapat menyebabkan Turki merugi jutaan dolar Amerika.
Dalam keterangannya, Turki sempat bersikeras kalau pesawat Rusia mengabaikan peringatan untuk meninggalkan wilayah udara mereka. Sementara Rusia menyatakan sudah memberitahu rute penerbangan kepada Amerika Serikat yang merupakan sekutu Turki.
Kedua negara terlibat dalam konflik di Suriah, tetapi dalam posisi yang berbeda, sekalipun keduanya mengaku melawan kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS.
Panglima TNI Tegaskan Indonesia Tak Gabung Koalisi Lawan ISIS

Bandar Capsa - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menegaskan dalam kerjasama militer dengan Arab Saudi, tidak akan pengaruhi bergabung dalam koalisi. Baginya pelatihan militer harus dibedakan dalam misi perlawanan terhadap ISIS (Irak Suriah Islam State).
"Presiden bilang semua harus dianalisis dulu, jangan sampai gegabah ambil keputusan," ujar Gatot usai konferensi pers di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (18/12/2015).
Dia menegaskan posisi Indonesia harus bebas aktif. Baginya pelatihan militer atau bergabung dalam koalisi adalah hal yang berbeda.
"Jadi kita tidak akan masuk ke koalisi apapun juga. Kalo latihan ya latihan." paparnya.
Meski begitu, Gatot sebagai bawahan presiden akan menunggu putusan pemerintah. "Kita tunggu aja, keputusan pemerintah," pungkasnya.
Sebelumnya kerajaan Arab Saudi mengumumkan rencana koalisi 34 negara-negara berpenduduk mayoritas muslim membentuk aliansi militer melawan terorisme dari kelompok ekstremis maupun Negara Islam Irak dan Syam (ISIS). Aliansi ini berbentuk pusat operasi bersama yang nantinya didirikan di Ibu Kota Riyadh.
Aliansi tersebut muncul di tengah tekanan internasional lantaran Arab Saudi tidak bergeming melihat kasus terorisme yang terjadi di berbagai negara, yang mengatasnamakan Islam dalam aksinya.
Indonesia disebut-sebut turut bergabung dengan aliansi ini. Namun hal tersebut dibantah oleh Kementerian Luar Negeri Indonesia.
Panglima: TNI Akan Prioritaskan Pengamanan Pulau Terluar

Bandar Capsa - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menegaskan jajarannya memfokuskan pengamanan pulau terluar dan daerah perbatasan negara.
"Perkembangan strategis regional kita amati. Kita lakukan tadi perkembangan situasi terakhir yang jadi prioritas pulau-pulau terluar dan terdepan di daerah perbatasan," ujar Gatot dalam jumpa pers hasil rapat pimpinan 2015 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (18/12/2015).
Gatot berjanji hal itu harus menjadi tuntas. Tentunya dilakukan dengan sinergisitas jajaran angkatan bersenjata.
"Tahun ini harus kita tuntaskan. Semua harus kita tata kemudian komunikasi terintegrasi antara staf. Tahun ini semua yang terjadi di tahun ini AL bisa lihat, AD bisa lihat, AU bisa lihat," imbuh dia.
"Ya harus kita terima. Kita berbatasan sama Malaysia, Thailand, dan Filipina. Tahun ini harus tuntas komunikasi dan kendali saling terintegrasi. Daerah perbatasan juga nggak begitu berpengaruh pada MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN)," paparnya.
Gatot mengatakan penyikapan MEA sudah ada aturan yang jelas. Warga negara asing yang masuk ke Indonesia harus melalui imigrasi. Gatot menyebut tidak akan melakukan penambahan pasukan di daerah perbatasan terkait penjagaan wilayah perbatasan.
"Semua harus lewat imigrasi lewat pos-posnya. Perbatasan kita lakukan patroli sama-sama. Kordinasi semua, yang dipentingkan sudah ada jalan. Nah jalan ada sentra ekonomi dan perkebunan, jadikan hidup. Patok-patok juga jadi nggak bergeser. Perbatasan ini nggak perlu ada penambahan pasukan. Sistem operasinya yang kita tingkatkan," ujar Gatot.
Jadi Tersangka, Lino Diduga Rugikan Negara Rp 60 M

Bandar Capsa - KPK telah menetapkan Direktur Utama Pelindo II, RJ Lino sebagai tersangka kasus pengadaan quay container crane (QCC). Lino diduga merugikan negara sebesar Rp 60 miliar.
Informasi yang didapat dari pejabat tinggi di KPK, pengadaan 3 unit QCC di Pelindo II pada tahun 2010 telah merugikan negara sebesar Rp 60 miliar. Lino diduga telah melakukan penggelembungan harga.
"RJL memerintahkan untuk ada pengadaan QCC di Pelindo II, kalau kerugian negara secara menyeluruh sedang dalam tahap penghitungan," kata Kabiro Humas KPK, Yuyu Andiati di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (18/12/2015).
Lino melakukan penunjukan langsung terhadap sebuah perusahaan di China untuk pengadaan 3 QCC. Mekanisme penunjukan langsung dilarang dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan perusahaan BUMN.
"Dengan cara memerintahkan melakukan pengadaan tiga unit Quay Container Crane di PT Pelindo II dengan menunjuk langsung HDHM dari China sebagai penyedia barang," ujar Yuyuk.
Atas perbuatannya, Lino dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 dan atau Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP.
Sprindrik untuk RJ Lino ditandatangi pimpinan KPK pada tanggal 15 Desember 2015. Sprindik diteken 5 pimpinan sekaligus.
Thursday, December 17, 2015
Agus Rahardjo, Ketua KPK Terpilih yang Tak Ingin Hilangkan OTT

Bandar Capsa - Agus Rahardjo secara mengejutkan terpilih sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jilid 4. Agus diharapkan mampu semakin memperkuat KPK dalam memberantas koruptor. Seperti apa profilnya?
Agus terpilih melalui proses seleksi panjang sejak dari Pansel Capim KPK, hingga Sidang Komisi III DPR RI. Bahkan, pemilihan pimpinan KPK sempat menjadi perbincangan setelah DPR menyebut ada peluang untuk mengembalikan nama-nama itu ke Presiden Joko Widodo.
Agus terpilih menjadi Ketua KPK dengan perolehan 44 suara disusul Irjen (Pol) Basaria Panjaitan yang juga mendulang suara. Sementara calon petahana seperti Johan Budi dan Busyro Muqoddas telah gugur saat voting dari 10 nama menjadi 5 nama.
Menjabat di bidang hukum bisa dikatakan masih baru bagi Agus. Pria 59 tahun itu mengenyam pendidikan terakhir di pasca sarjana Manajemen dari Arthur D. Little Management Education Institute, Amerika Serikat. Pekerjaan terakhirnya juga sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Barang dan Jasa Pemerintah.
Namun ketegasan Agus tampak ketika dicecar anggota Komisi III soal senjata utama KPK, Operasi Tangkap Tangan (OTT).
"Saudara mengatakan setuju dengan penindakan dalam bentuk OTT, tapi kan KPK punya tugas pencegahan. Seharusnya, beri peringatan dong sebelum OTT, jadi ada early warning biar tidak terjadi korupsi," kata anggota Komisi III DPR Asrul Sani di ruang rapat Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (16/12/2015).
Agus pun menjawab bahwa OTT masih diperlukan sebagai upaya penindakan secara paksa. Namun, sistem ealy warning memang bisa dijalankan, namun tentu bukan untuk OTT.
"Mengenai early warning sangat mungkin dikembangkan. KPK bisa bekerja sama dengan jajaran Irjen di Kementerian dan di daerah. Sekarang inspektorat itu sudah mulai ikut dari perencanaan, sehingga bisa mencegah perilaku korupsi," jelas Agus.
Selain itu, Agus juga mengaku akan membuat sistem bersama penindakan korupsi dengan kepolisian dan kejaksaan. Dia sadar, KPK tak mungkin menindak semua perilaku korupsi di seluruh Indonesia.
"Kalau early warningnya hanya KPK tidak mungkin. Nantinya bisa dibangun sistem e-koordinasi dengan kepolisian dan kejaksaan yang jajarannya sampai ke kabupaten dan kota," tutur Agus.
Kebakaran Tangki di SPBU Depan Asrama Haji Berhasil Dipadamkan

Bandar Capsa - Petugas pemadam kebakaran akhirnya berhasil memadamkan api yang membakar tangki BBM di SPBU depan Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Api berhasil dijinakkan setelah petugas berjibaku selama lebih dari 1 jam.
"Alhamdulillah sudah padam," kata Kasie Ops Sudin Damkar Jaktim, Mulyanto saat dihubungi detikcom, Jumat (18/12/2015) sekitar pukul 03.10 WIB.
Mulyanto menyebut tangki yang menampung BBM habis terbakar. Namun petugas berhasil menyelamatkan penampungan kolam BBM karena memadamkan menggunakan foam atau busa.
"Tangki yang sekitar 24 ton itu terbakar habis. Tapi penampungan kolam itu berhasil diselamatkan, SPBU-nya juga kena imbas sedikit," ucapnya.
Mulyanto menyebut dugaan sementara api berasal dari aliran listrik statis saat pengisian BBM. Akibatnya api pun cepat menjalar lantaran berada di dekat benda yang mudah terbakar.
"Dugaan sementara itu dari listrik statis, saat pengisian kolam dari tangki ada aliran listrik," kata Mulyanto.
Tak ada korban dalam peristiwa tersebut. Arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan karena banyak warga menonton, tetapi saat ini sudah kondusif.
Petugas sempat menemui kendala karena sumber air cukup jauh. Namun akhirnya petugas berupaya untuk meminta air dari Asrama Haji dan dari empang di dekat lokasi.
Pasca Keributan di LP Kerobokan, 97 Napi Dipindahkan ke 4 Lapas Berbeda

Bandar Capsa - Sedikitnya 97 napi penghuni LP Kerobokan, Bali dipindahkan pasca pecahnya keributan yang mengakibatkan korban jiwa. Para napi itu dipindahkan ke 4 LP yang berbeda.
"Iya betul, dipindahkan ke beberapa Lapas yang ada di Bali," kata Kalapas LP Kerobokan, Sunarto saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon, Kamis (17/12/2015) malam.
Sunarto menjelaskan, sebanyak 10 napi dipindahkan ke Rutan Bangli, 50 napi ke Lapas Narkotika Bangli, 23 napi ke Rutan Klungkung dan 14 napi ke Lapas Karangasem. Pemindahan dilakukan sejak pukul 23.25 WITA tadi dengan pengawalan aparat kepolisian dari unsur Brimob.
"Diangkut pakai 4 bus tahanan Lapas dan Kejaksaan Negeri Denpasar," ujarnya.
Sumber di kepolisian sebelumnya mengatakan, keributan diawali kunjungan anggota ormas ke LP untuk menjenguk temannya, Kamis (17/12/2015) pada pukul 11.00 WITA. Mereka bertemu dengan anggota ormas lain yang juga ingin membesuk temannya. Tak diketahui sebabnya, anggota kedua ormas cekcok mulut, namun dapat dilerai.
Buntut Keributan di LP Kerobokan, Malam ini Denpasar Tegang

Bandar Capsa - Keributan di LP Kerobokan, Denpasar, meluas. Bentrok terjadi di jalanan. 3 Orang tewas dan 4 terluka. Malam ini, Denpasar mencekam.
Sumber di kepolisian, keributan diawali kunjungan anggota ormas ke LP untuk menjenguk temannya, Kamis (17/12/2015) pada pukul 11.00 Wita. Mereka bertemu dengan anggota ormas lain yang juga ingin membesuk temannya. Tak diketahui sebabnya, anggota kedua ormas cekcok mulut, namun dapat dilerai.
Sore harinya, mendengar cekcok temannya yang akan menjenguk, napi yang merupakan anggota ormas menyerang blok yang dihuni anggota ormas musuhnya. 1 Orang tewas dan 2 terluka dalam kejadian ini.
Keributan tersebut memancing datangnya anggota ormas ke LP. Mereka berhasil ditenangkan, namun saat pulang mereka bertemu dengan anggota ormas musuhnya. Bentrokan pun terjadi. Dua orang tewas di tempat, dua lainnya terluka terkena sabetan pedang samurai.
Kepolisian telah turun ke markas kedua ormas dan LP Kerobokan. Bersama TNI, mereka juga mengamankan sejumlah titik. Korban tewas dan terluka dibawa ke RSUP Sanglah.
"Kondisi sudah relatif kondusif, tapi polisi masih bersiaga di jalan sampai saat ini," tutur warga yang enggan disebut namanya dan dihubungi detikcom pada pukul 20.50 WIB.
Akbar Faizal: Ridwan Bae Cabut Laporan di MKD

Bandar Capsa - Laporan anggota MKD Ridwan Bae atas Akbar Faisal ke MKD menuai polemik dan perlawanan dari fraksi NasDem. Namun Akbar Faizal menyebut bahwa laporan itu sudah dicabut.
"Ya, dia mencabut. Tapi sebenarnya dia sudah bilang kepada saya, karena sejujurnya dia dipaksa sih. Kasihan, dipaksa oleh salah satu elitnya. Saya tahu itu," kata Akbar di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (17/12/2015).
Meski begitu, Akbar tetap melanjutkan laporannya ke MKD atas nama Fahri Hamzah karena atas tandatangan Fahri itu, Akbar dinonaktifkan dari anggota MKD saat akan memutuskan kasus Novanto.
Fahri menonaktifkan Akbar lantaran ada laporan Ridwan Bae ke MKD. Padahal Akbar yang melaporkan Ridwan Bae ke MKD tak ditandatangani suratnya oleh Fahri Hamzah.
"Cuma kan persoalannya adalah itu kena ke saya, dan saya (akan) hadapi. Bayangkan saja, kemarin kan saya dinonaktifkan untuk sebuah proses yang sama sekali salah. Makanya hari ini saya adukan Fahri Hamzah. Sudah masuk suratnya ke MKD," papar anggota komisi III itu.
Menurut Akbar, Fahri telah melakukan pelanggaran karena menandatangani penonaktifan dirinya sementara prosesnya tidak benar. Tidak hanya itu, Akbar juga merasa ada pengkhianatan dan 'penikaman' terhadap dirinya di MKD.
"Katanya ada rapat internal menyangkut soal mereka memproses penonaktifan saya. Dikirim ke pimpinan dan Fahri yang tanda tangan. Jadi di MKD seakan-akan rapat pleno soal itu," lanjutnya.
Sementara itu, Ridwan Bae saat dikonfirmasi belum memberikan jawaban.
Subscribe to:
Comments (Atom)