Tak Sempat Tempati Rumah Baru dari Polres Cianjur, Lela Meninggal
Bandar Capsa- Lela (50) seorang warga pengidap 'Osteoporosis' atau kerapuhan tulang yang tinggal di Kampung Joglo Desa Cihaur Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat meninggal dunia setelah 6 tahun melawan penyakitnya itu. Lela adalah salah seorang warga miskin yang mendapat bantuan tempat tinggal dari Polres Cianjur dan sejumlah donatur.
"Saya benar-benar merasa berduka, dapat kabar jika Bu Lela meninggal dunia sore tadi, padahal rumah yang sedianya akan beliau tempati sudah hampir rampung," tutur Kapolres Cianjur AKBP Asep Guntur Rahayu kepada detikcom sekira pukul 21.15 WIB.
Menurut Guntur, sebelumnya ia sangat antusias dengan banyaknya sejumlah dermawan yang datang mengunjungi Lela semasa hidup. Semua dermawan yang datang itu sepakat untuk membangunkan rumah untuk Lela karena sebelumnya rumah Lela sangat tidak layak untuk ditempati.
Menurut Guntur, Lela selama 6 tahun hidupnya hanya berbaring di sebuah dipan kayu. Setiap menit hidupnya Lela ditemani Ujang Suherman (53) suaminya yang tak bekerja karena memilih untuk menemani sang istri. Untuk kebutuhan sehari-hari pasangan suami istri yang tidak dikaruniai anak itu hanya mengandalkan pemberian tetangga dan sejumlah kerabat.
"Cerita Bu Lela ini dilaporkan anggota Babinkamtibmas yang tengah patroli, saya langsung melakukan kunjungan dan melihat kondisi memprihatinkan itu dengan mata kepala sendiri," lanjut Guntur.
Seperti kegiatan sosial yang dilakukan sebelumnya terhadap Andun dan Frans, Guntur kemudian berinisiatif membawa sejumlah dermawan untuk melakukan kunjungan.
"Para dermawan ini datang sendiri, setelah berita Pak Andun tersebar di media banyak donatur yang alhamdulillah tanpa diminta datang sendiri untuk memberikan bantuan melalui kami. Saat itu saya langsung ajak mereka melihat kondisi Lela," lanjutnya lagi.
Namun kehendak Tuhan berkata lain, Lela meninggal dunia sebelum sempat menikmati rumah baru hasil bantuan dari sejumlah dermawan itu.
"Semoga beliau beristirahat dengan tenang, minimal di akhir hidupnya beliau bisa merasakan sentuhan kasih sayang dari banyak orang yang selama ini belum beliau rasakan semasa sakit. Rencananya nanti rumah itu akan tetap diberikan kepada suaminya," tutup Guntur.
No comments:
Post a Comment