DPP PKS: Kader Fraksi yang Dirotasi Semua Legowo
bandar capsa - Setelah memecat Fahri Hamzah dari keanggotaan partai, PKS merombak susunan Fraksi di DPR. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS mengatakan kader yang terkena rotasi bisa legowo menerima kebijakan ini.
"Insya Allah, semua menerima. Sambil jalan, pasti semua legowo," kata Wakil Ketua Bidang Polhukam DPP PKS Sukamta, saat dihubungi, Rabu (13/4/2016).
Dia mengatakan bila ada protes maka dianggap sebagai masukan biasa untuk DPP. Rotasi ini juga bukan seperti ada anggapan bahwa sedang bersih-bersih loyalis Anis Matta.
"Bahwa ada masukan-masukan, biasalah. Sebagai bagian dari proses," tuturnya.
Terkait adanya suara keberatan dari Mahfudz Siddiq, ia menanggapi hal tersebut sebagai masukan awal sambil rotasi dijalankan. Dia meyakini seiring waktu, maka ada perubahan yang bisa dilakukan kader.
"Setahu saya semua anggota menerima. Enggak ada masalah," imbuhnya.
Baca Juga: PKS Rotasi Fraksi, Fahri Hamzah: Enggak Jelas, Banyak Syak Wasangka
Sebelumnya, Fahri Hamzah yang sudah dipecat melontarkan kritikan terhadap kebijakan rotasi yang dinilai tidak jelas. Kemudian, anggota Fraksi PKS Mahfudz Siddiq mengeluhkan kebijakan rotasi yang dilakukan pimpinan partai.
Mahfudz menilai keputusan rotasi kali ini agak berbeda dan berubah gaya kepemimpinan yang menjadi top down. Seharusnya dilakukan audiensi antara DPP dengan fraksi soal perombakan tersebut. Mahfudz kemudian mengungkap banyak yang keberatan dengan sikap PKS kali ini.
"Cukup banyak keberatan terhadap keputusan DPP dan fraksi, (seharusnya) dalam rapat dengan fraksi melakukan audensi dengan DPP sehingga outputnya bisa dirasakan," kata Mahfudz di Gedung DPR, Kompleks Senayan, Jakarta, Selasa (12/4/2016).
"Insya Allah, semua menerima. Sambil jalan, pasti semua legowo," kata Wakil Ketua Bidang Polhukam DPP PKS Sukamta, saat dihubungi, Rabu (13/4/2016).
Dia mengatakan bila ada protes maka dianggap sebagai masukan biasa untuk DPP. Rotasi ini juga bukan seperti ada anggapan bahwa sedang bersih-bersih loyalis Anis Matta.
"Bahwa ada masukan-masukan, biasalah. Sebagai bagian dari proses," tuturnya.
Terkait adanya suara keberatan dari Mahfudz Siddiq, ia menanggapi hal tersebut sebagai masukan awal sambil rotasi dijalankan. Dia meyakini seiring waktu, maka ada perubahan yang bisa dilakukan kader.
"Setahu saya semua anggota menerima. Enggak ada masalah," imbuhnya.
Baca Juga: PKS Rotasi Fraksi, Fahri Hamzah: Enggak Jelas, Banyak Syak Wasangka
Sebelumnya, Fahri Hamzah yang sudah dipecat melontarkan kritikan terhadap kebijakan rotasi yang dinilai tidak jelas. Kemudian, anggota Fraksi PKS Mahfudz Siddiq mengeluhkan kebijakan rotasi yang dilakukan pimpinan partai.
Mahfudz menilai keputusan rotasi kali ini agak berbeda dan berubah gaya kepemimpinan yang menjadi top down. Seharusnya dilakukan audiensi antara DPP dengan fraksi soal perombakan tersebut. Mahfudz kemudian mengungkap banyak yang keberatan dengan sikap PKS kali ini.
"Cukup banyak keberatan terhadap keputusan DPP dan fraksi, (seharusnya) dalam rapat dengan fraksi melakukan audensi dengan DPP sehingga outputnya bisa dirasakan," kata Mahfudz di Gedung DPR, Kompleks Senayan, Jakarta, Selasa (12/4/2016).
Link Alternatif Kami :
ANTI NAWALA : http://192.169.219.143/
No comments:
Post a Comment