meja13.com/app/Default0.aspx?lang=id

Sunday, March 27, 2016

Pemimpin Dunia Kutuk Serangan Bom di Lahore Pakistan yang Tewaskan 65 Orang

Pemimpin Dunia Kutuk Serangan Bom di Lahore Pakistan yang Tewaskan 65 Orang


Bandar Capsa - Serangan bom bunuh diri di Taman Gulshan e Iqbal, Kota Lahore, Pakistan, sejauh ini sudah menewaskan 65 orang. Hal itu membuat para pemimpin dunia prihatin dan menyampaikan dukacita.

Dilihat dari Twitter para pemimpin negara, banyak yang sudah mencuitkan rasa kesedihannya terkait serangan bom bunuh diri ini. Seperti misalnya Perdana Menteri Kerajaan Inggris David Cameron.

"Saya terkejut oleh serangan teroris di Lahore. Pikiran saya tercurah bersama keluarga dan teman-teman korban. Kami akan melakukan apa yang kami bisa untuk membantu," cuit akun resmi Perdana Menteri @David_Cameron seperti dikutip detikcom, Senin (28/3/2016).

"Kanada mengutuk pemboman menyedihkan di Lahore, Pakistan. Pikiran dan doa kami dengan semua orang yang tewas atau terluka," cuit akun resmi Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau.

Selain itu Perdana Menteri India Narendra Modi juga menyampaikan dukacita mendalam atas kejadian ini. "Mendengar tentang ledakan di Lahore, saya sangat mengutuknya. Belasungkawa saya kepada keluarga almarhum & doa-doa saya untuk yang cedera: Perdana Menteri," cuit @PMOIndia.

Raja Yordania Abdullah II juga menyampaikan dukacita mendalam atas bom bunuh diri di Pakistan. Raja Abdullah II pun telah menyampaikan dukacita tersebut langsung kepada Presiden Pakistan.

"Yang Mulia Raja Abdullah II turut belasungkawa kepada Presiden Pakistan atas serangan teroris di Lahore," cuit akun Twitter resmi Kerajaan Yordania @RHCJO.

Sedangkan salah satu personel One Direction Harry Style juga mengungkapkan kesedihannya di Twitter tentang bom bunuh diri di Lahore. "Pikiran saya langsung tercurah untuk semua di Pakistan. Ini adalah hari yang mengerikan," cuit @Harry_Styles.

Amerika Serikat yang menjadi sekutu terdekat Pakistan juga turut mengecam aksi bom bunuh diri di Kota Lahore. "Amerika Serikat berdiri dengan rakyat dan Pemerintah Pakistan pada saat sulit ini. Kami akan terus bekerja sama dengan mitra kami di Pakistan dan di seluruh wilayah untuk membasmi terorisme," tutur Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, Ned Price. 

Link Alternatif :

No comments:

Post a Comment