Bantah Aniaya Staf Ahli, Masinton: Dia Mabok Kena Tangan Sopir
Bandar Capsa- Anggota komisi III DPR Masinton Pasaribu dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri karena dituduh menganiaya staf ahlinya, Dita Aditia Ismawati. Saat dikonfirmasi, Masinton membantah tuduhan tersebut.
"Itu gw abis dari acara pulang sama sopir, ada bertiga. Dia (Dita) telepon TA (Tenaga Ahli) aku malam itu. Dia mabok di Cikini minta dijemput karena nggak bisa bawa mobil," ucap Masinton kepada detikcom, Sabtu (30/1/2016).
Dalam laporan polisi Dita disebut sebagai staf ahli, sementara menurut Masinton Dita adalah asisten pribadi. "Dia asisten pribadiku," lanjut Masinton.
Saat dijemput, Dita ikut bersama mobil yang ditumpangi Masinton bersama tenaga ahlinya. Dita duduk di depan di samping sopir, sementara Masinton di belakang bersama TA.
"Di Jalan Otista tengah malam, dia di mobil bentar-bentar histeris, bentar-bentar gedein tip. Ya gimana orang mabok, muntah-muntah. Aku diam saja," ujar anggota PDIP itu.
Dugaan penganiayaan lalu terjadi saat tiba-tiba kata Masinton, Dita menarik setir mobil yang sedang melajut. Buk! Dita terkena pukul pada bagian mata kanan. Namun menurut Masinton, bukan dia yang memukulnya, tapi sopirnya.
"Tiba-tiba setirnya ditarik, kaget dong sopir aku yang bawa mobil. Tangannya ditepak karena mobil tiba-tiba ngerem. Dia reflek kena wajahnya," tuturnya.
"Tangan sopir aku. Ya gw kan di belakang," tegasnya.
Lalu bagaimana dengan laporannya ke Bareskrim?
"Ya hak dia kan. Gwnya kecolongan," jawab politisi asal DKI itu.
No comments:
Post a Comment