meja13.com/app/Default0.aspx?lang=id

Thursday, November 26, 2015

Ical: Posisi Golkar ke Pemerintah Adalah Sahabat di Seberang Jalan

Ical: Posisi Golkar ke Pemerintah Adalah Sahabat di Seberang Jalan

Bandar Capsa - Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Bali Aburizal Bakrie, menyinggung posisi partainya bagi pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Menurut Ical, Golkar adalah sahabat pemerintah di seberang jalan.

"Partai Golkar akan terus sebagai mitra yang loyal. Posisi Golkar terhadap pemerintah adalah posisi sahabat yang di seberang jalan," kata Ical dalam pidato politik di kantor DPP Partai Golkar, Jl Anggrek Nelly Murni, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (26/11/2015). 

Ical menyebut bahwa Koalisi Merah Putih (KMP) di mana Golkar ada di dalamnya, merupakan koalisi untuk kebaikan Indonesia. Bukan koalisi untuk menjegal dan menghambat pemerintahan.

"Tapi seorang sahabat sejati bukan cuma memberikan pujian. Tidak ada hal yang paling berbahaya dari seorang teman yang hanya memuji. Golkar akan evaluasi objektif dan memberikan solusi bila diperlukan. Terhadap pemerintah, Golkar akan selalu konstruktif, bersahutan, loyal, kritis dan independen," paparnya.

Untuk itu, Ical mengajak kepada seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama membangun Indonesia. Bagi pemerintahan yang telah berjalan setahun, sudah saatnya sekarang mewujudkan janji-janji politik saat masa kampanye dahulu.

"Seperti kata Jhon F Kennedy, 'kita melakukan kampanye dengan puisi, tapi memimpin pemerintahan dengan prosa. Karena itu, era puisi dan janji telah berlalu, berganti ke prosa. Janji harus berwujud nyata," urai Ical.

Di akhir pidato politiknya, Ical juga menyampaikan dua buah pantun yang ditujukan untuk internal Partai Golkar dan pemerintah.

"Untuk internal, 'Sudah tampak cahaya kedamaian, agar Golkar tetap berdiri. Jangan menggunting dalam lipatan, jangan menohok kawan sendiri'," ucapnya.

"Untuk pemerintah, 'sudah setahun menunggu bukti, dari kampenya memberi janji. Rindu menanti Presiden Jokowi, sukses gemilang membangun negeri'," tutupnya disambut tepuk tangan.

Hadir dalam acara itu Wapres Jusuf Kalla, Menkopolhukam Luhut Panjaitan, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersama Sekjen Ahmad Muzani dan Waketum Edhy Prabowo, Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo, Ketua Umum PPP Muktamar Jakarta Djan Faridz.

Lalu politikus PKS Fahri Hamzah, Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, Sekjen Demokrat Hinca Panjaitan, Ketua Fraksi PD Edhie Baskoro Yudhoyono, Waketum Golkar Setya Novanto dan lainnya. Tak tampak kepengurusan DPP Golkar kubu Ancol.

No comments:

Post a Comment