meja13.com/app/Default0.aspx?lang=id

Friday, November 20, 2015

Menhan Prancis Duga Militan Aljazair Belmokhtar Dalang Penyanderaan di Mali

Menhan Prancis Duga Militan Aljazair Belmokhtar Dalang Penyanderaan di Mali


Bandar Capsa - Menteri Pertahanan Prancis, Jean-Yves Le Drian menduga militan veteran Aljazair Mokhtar Belmokhtar sebagai dalang di balik penyanderaan di hotel mewah Radisson Blu pada Jumat (20/11). Penyanderaan ini dilaporkan menewaskan 22 orang, sementara dua pelaku tewas ditembak.

"Dia mungkin ada di balik serangan ini, meskipun kita belum meyakini akan hal itu," ujar Le Drian dalam tayangan televisi TF1 seperti dikutip dari kantor berita AFP, Sabtu (21/11/2015).

Le Drian juga menyebut sejumlah negara sudah lama melakukan pencarian terhadap Belmokhtar. Pria itu dikenal sebagai kepala kelompok jihad Al-Murabitoun. Belmokhtar juga pernah menjadi anggota Al-Qaeda.

Pasukan militer Mali yang mendapat bala bantuan dari tentara Perancis mengepung Hotel Radisson Blu setelah beberapa pria bersenjata menyandera 170 orang di dalamnya. Selama 9 jam penyanderaan itu, dilaporkan ada 22 orang yang dinyatakan tewas.

Seorang saksi menjelaskan ada banyak pria bersenjata yang melakukan penyerangan. Namun sumber pertahanan setempat menyebut ada sekitar dua atau tiga orang penyerang.

Pihak jaringan hotel Rezidor Hotel Group menyatakan, dua penyerang menyandera 140 tamu dan 30 pegawai hotel. Sumber-sumber keamanan di Mali mengatakan, para penyerang melancarkan aksi penembakan di hotel yang memiliki 190 kamar tamu tersebut.

Sekjen PBB Ban Ki-moon juga telah mengutuk keras penyanderaan di hotel mewah Radisson Blu di Bamako. Dia menyebut aksi kekerasan itu bertujuan untuk menghancurkan perdamaian negara tersebut. 

No comments:

Post a Comment